Pedagang dan Pembeli Pasar Induk Cianjur Masih Abaikan Prokes

Aktivitas Pasar Induk Cianjur Tanpa Mengindahkan Prokes. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Seiring meningkatnya kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Cianjur kini tengah melaksanakan PPKM Mikro Darurat.

Selain menutup beberapa titik-titik yang telah di tetapkan sampai 20 Juli 2021 pemerintah terus gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan protokol Kesehatan (Prokes) Covid 19 kepada masyarakat.

Namun tak semua masyarakat sadar dan mau untuk menerapkan Prokes sesuai anjuran pemerintah.

Seperti halnya beberapa pedagang dan pembeli di Pasar Induk Cianjur banyak yang tidak menerapkan prokes seperti penggunaan masker.

Ade (50) pedagang pasar Induk Cianjur mengatakan, masih banyak pedagang atau pembeli yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.

“Iya karena kalau memakai masker terasa pengap, apalagi di pasaran kan panas terkadang suka gak jelas kalau ngobrol,” katanya.

Ade menuturkan, di pasar tersebut sangat susah menerapkan prokes walaupun saat ini tengah dilakukannya PPKM Mikro Darurat.

“Meskipun pengunjung pasar sedikit berkurang tapi tetap masih banyak yang tidak memakai masker,”tuturnya

Ade menjelaskan, petugas pasar selalu memberikan imbauan agar terus menerapkan protokol kesehatan.

“Tapi masih ada saja yang ngeyel dan tetap di buka lagi maskernya pas petugas sudah tidak ada,” jelasnya.

Terpisah, Kepala pasar induk Cianjur Tri wibowo mengatakan, pihaknya sudah sering mengingatkan pedagang dan pembeli agar selalu menerapkan prokes selama melakukan aktivitas di Pasar Induk Cianjur.

“Setiap hari setiap pagi petugas keliling pakai pengeras suara mengingatkan agar selalu memakai masker dan tentunya mentaati protokol kesehatan,”ungkapnya.

Menurut Tri, himbauan yang sering dilakukan pihaknya tidak semua di indahkan oleh para pedagang dan pembeli di pasar Induk Cianjur.

“Tapi masih ada saja yang ngeyel dan tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, dan ada saja alasan mereka,”tandasnya. (byu)