Jalani Isoman di Indekos, Warga Kelurahan Solokpandan Meninggal Dunia Setelah Dibawa ke Rumah Sakit

DIEVAKUASI: YM (55) sebelumnya ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi indekos oleh salah satu warga dan dibawa ke rumah sakit namun harus menghembuskan nafas terakhir. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Warga Rt 1 Rw5 Kelurahan Solokpandan dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani isolasi mandiri (isoman) di salah satu indekos. Warga yang berinisial YM (55) didapati pingsan di kamar mandi indekos oleh warga yang mencurigai YM tidak pernah keluar kosan pada Kamis (8/7).

Setelah diperiksa, YM berdiri tak sadarkan diri. Mendapati kondisi tersebut, warga pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kelurahan dan dikoordinasikan langsung dengan puskesmas setempat.

YM pun dievakuasi ke RSUD Sayang, Cianjur untuk mendapatkan penangnanan. Dari informasi yang terhimpun, YM mengalami struk dan terindikasi Covid-19. Namun pasca ditangani oleh RSUD Sayang, Cianjur nyawa YM tidak terselamatkan dan menghembuskan nafas terakhir.

Lurah Solokpandan, Nandang Wildan Dadang membenarkan kabar tersebut, pihaknya menerima informasi dari warga sekitar dan langsung melakukan evakuasi yang dibantu oleh puskesmas setempat.

“Iya betul, tapi sudah meninggal dunia setelah dievakuasi dari kosannya,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Terpisah, hal senada diungkapkan Bidan Eli yang menangani YM pada saat evakuasi dari indekos YM. Dirinya membenarkan kabar mengenai evakuasi warga yang berusia setengah abad tersebut dari indekos.

“Benar saya turut ke lokasi, tapi sekarang sudah meninggal dunia,” singkatnya.

Kabar warga yang meninggal dunia saat isoman pun kembali bertambah seiring waktu. Sehingga ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah setempat. Selain itu, pemantauan lingkungan pun menjadi suatu keharusan saat salah satu warga terindikasi Covid-19. (kim)