Covid-19 Melonjak, Gym di Korea Dilarang Memutar Lagu Tempo Cepat

RADARCIANJUR.Com  Pusat kebugaran di ibu kota Korea Selatan, Seoul, dan wilayah sekitarnya dilarang memutar musik dengan tempo cepat. Pasalnya ketika seseorang berlatih gym dengan tempo cepat, dikhawatirkan akan menyebarkan droplet lebih rentan. Musik yang dilarang adalah musik dengan 120 ketukan per menit (bpm). Itu dilakukan untuk membatasi penyebaran Covid-19.

Treadmill akan dibatasi hingga maksimum 6 km/jam (3,7 mph). Pejabat kesehatan mengatakan pembatasan itu akan mencegah orang bernapas terlalu cepat atau memercikkan keringat satu sama lain.
Contoh lagu yang kemungkinan dilarang yakni grup K-pop Blackpink hingga BTS karena lagunya memiliki tempo cepat.

Korea Selatan sedang berjuang melawan Covid-19 dengan 1.100 kasus baru tercatat pada Minggu (11/7). Perdana Menteri Kim Boo-kyum memperingatkan bahwa negara itu telah mencapai tingkat krisis maksimal. Mereka yang menghadiri kelas olahraga seperti Zumba, spin, dan aerobik di wilayah Seoul yang lebih besar akan dibatasi.

Orang-orang juga hanya diperbolehkan menghabiskan dua jam pada satu sesi di fasilitas olahraga dalam ruangan. Semua fasilitas olahraga harus tutup pada pukul 22:00 waktu setempat.

Langkah itu dipertanyakan oleh pemilik gym. Kang Hyun-ku, pemilik gym di Seoul, bertanya apakah ada bukti bahwa pilihan antara klasik dan BTS berdampak pada penyebaran virus. Dia juga mengatakan banyak orang menggunakan earphone.

“Bagaimana Anda mengontrol daftar playlist mereka?” ungkapnya seperti dilansir BBC.

Akan tetapi, para pejabat mengatakan langkah-langkah itu membantu mencegah pusat kebugaran ditutup sepenuhnya. Para ahli mengatakan sulit untuk mengetahui apakah orang telah terinfeksi di gym.

Lagu-lagu Blackpink memiliki tempo berkisar 130 bpm. Pembatasan di gym adalah bagian dari serangkaian tindakan yang diperkenalkan di wilayah tersebut yang akan berlangsung selama dua minggu.

Pertemuan dibatasi hingga maksimal empat orang dan berkurang menjadi dua setelah pukul 18:00. Klub malam dan bar juga diharuskan tutup dan sekolah akan memindahkan kelas mereka secara online.(mg/jpc)