Sudah 6.000 Warga Cianjur Sembuh Covid-19

RADARCIANJUR.com – Selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kabupaten Cianjur memberikan dampak positif. Selain itu, tingkat minat vaksinasi masyarakat Cianjur turut mendorong tingkat kesembuhan di Kabupaten Cianjur.

Terlihat tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencapai angka di atas 90 persen.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten per 11 Juli 2021 sebanyak 8.500 pasien dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 6.619 orang.

Sementara untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih menjalani isolasi mencapai 1.504 orang dan untuk pasien meninggal dunia sebanyak 203 orang.

“Tingkat kesembuhan pasien yang terpapar virus Corona berada di atas angka 90 persen. Tentunya ini capaian yang bagus,” ujarnya.

Selain tingkat kesembuhan yang dinilai bagus, lanjutnya, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat di Cianjur juga dinilai berhasil menurunkan tingkat mobilitas orang sehingga wilayah itu masuk dalam kategori zona kuning.

“Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat terkait penerapan PPKM Mikro Darurat, Cianjur saat ini berada di zona kuning untuk mobilitas manusianya,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat agar selalu patuh dan disiplin dengan aturan PPKM Mikro Darurat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya.

“Tentunya ini perlu ditingkatkan kembali, penanganan Covid-19 belum selesai. Saya mohon masyarakat Cianjur ikuti dan disiplin aturan PPKM Mikro Darurat sehingga mudah-mudahan terus kita berjuang pemerintah dengan masyarakat Cianjur akan kembali ke zona hijau masyarakat sehat, ekonomi membaik,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon 300 Raider, Letkol Inf Jani Setiadi, mengatakan, sebanyak 100 personil turut diterjunkan untuk membantu penegakan aturan PPKM Mikro Darurat.

“Sebanyak 100 personil kami BKO-kan ke Kodim 0608/Cianjur untuk membantu penegakan aturan PPKM Mikro Darurat di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, dalam mendukung upaya penanganan pandemi Covid-19, jajarannya memberikan bantuan puluhan tempat tidur lipat atau velbed bagi rumah sakit rujukan Covid-19 di Cianjur.

“Kami juga membantu sebanyak 40 velbed bagi rumah sakit di Cianjur yang saat ini kekurangan bed bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” tutupnya. (kim)