Manajemen Talenta Nasional Songsong Indonesia Generasi Emas 2045

RADARCIANJUR.com Indonesia akan segera menyongsong era bonus demografi pada 2030 mendatang. Di masa itu, jumlah penduduk usia produktif akan jauh lebih banyak dibandingkan usia non-produktif.

Untuk itu, sejak sekarang perlu dipersiapkan generasi muda yang siap berdaya saing dan unggul yang akan menjadi suksesor generasi sebelumnya. Saat ini pemerintah tengah melakukan pembinaan talenta muda melalui program Manajemen Talenta Nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono menjelaskan, pemerintah fokus untuk membangun talenta di bidang research, seni budaya dan olahraga dengan pendidikan dan pengambangan karakter.

“Ujung tombak Manajemen Talenta Nasional yaitu pendidikan. Pendidikan itu tujuannya membentuk karakter dan membangun keadaban. Perlu membentuk karakter yang kuat dalam mempersiapkan talenta-talenta muda kita,” beber Agus, Rabu (14/7).

Lebih lanjut, dia menyampaikan karakter yang perlu ditanamkan pada talenta muda adalah rasa ingin tahu, integritas, etos kerja, dan gotong royong. Proses pendidikan dan pengembangan karakter talenta muda harus dilakukan sejak dini.

Tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi pendidikan non formal di lingkungan terkecil yakni keluarga juga sangat berperan besar mendidik dan mengembangkan talenta muda.

“Setiap kita harus menjadi guru, harus menjadi suri tauladan dan menjadi contoh. Pembangunan talenta nasional harus dimulai sejalan dengan pembangunan karakter harus dimulai sejak kecil,” pungkasnya.(mg/jpc)