Masa PPKM Darurat, Volume Sampah di Jalur Protokol Cipanas Menurun

Petugas kebersihan saat tengah menjalankan tugasnya di jalur protokol Cipanas. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat cukup berpengaruh pada volume sampah setiap harinya. Terlebih di jalur protokol Cipanas sejak sepekan lebih hingga kini.

Koordinator K3 Kecamatan Cipanas, Dede Ichsan, menyebut keberlangsungan aturan PPKM mikro darurat khususnya di kabupaten Cianjur tentu berdampak pula terhadap kondisi sampah di beberapa wilayah, khususnya di jalan nasional Cipanas.

“Rata-rata volume sampah di setiap hari pada saat PPKM darurat mencapai 30 kubik di jalur protokol Cipanas Pacet. Kalau di waktu normal sebelum PPKM, bisa mencapai kurang lebih 40 hingga 50 kubik perhari,” jelas Dede saat dihubungi, Kamis (15/7).

Penurunan tersebut, lanjutnya, berasal dari berbagai sumber. Diantaranya dari sampah restoran dan hotel, kemudian pertokoan di jalur Cipanas, dan beberapa titik lainnya yang saat PPKM darurat ini tidak begitu memicu timbulnya sampah.

“Sejumlah pertokoan di jalur Cipanas Pacet ini banyak yang tutup, jelas akan berkurang. Penurunannya mencapai sekitar 30 persen jika dipersentasikan,” kata dia.

Namun, kata Dede, sejak PPKM darurat Covid-19 ini, volume sampah rumah tangga, justru masih cenderung stabil tidak ada penurunan.

“Jadi berdasarkan pantauan kami di lapangan, sampah rumah tangga justru masih tetap normal, tidak ada penurunan. Karena kan warga masih tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tentu volume sampah pun masih banyak,” ucapnya.

Meski adanya penurunan volume, Dede menyebut, tim kebersihan baik dari DLH maupun tim rumah singgah Cipanas, masih tetap bekerja normal dan tak ada pengurangan petugas.

“Kalau pekerjaan kami masih normal, dan tidak ada pengurungan petugas. Karena meski di pandemi ini, jalur protokol harus terus di sisir dan bekerja lebih serius. Supaya bisa membantu penanganan Covid dalam hal kebersihan lingkungan,” kata Dede.

Ia menambahkan, tim yang bertugas di setiap harinya mencapai sekitar 37 orang, yang terdiri dari tim DLH 3 armada, dengan masing-masing 7 orang, yang ditambah penyapu 6 orang, serta tim rumah singgah Kecamatan Cipanas 11 orang.

“Kurang lebih totalnya mencapai 11 orang dari dua tim. Alhamdulillah semuanya masih bekerja secara maksimal bagi kepentingan masyarakat dalam hal kebersihan,” tukasnya. (dan)