Nadiem Ucapkan Selamat Pada 2.250 Partisipan Lulus Program Bangkit

RADARCIANJURcom Program Bangkit 2021 yang diikuti oleh 3.000 mahasiswa sejak Februari lalu telah selesai. Dari total siswa tersebut, yang berhasil lulus setelah mengikuti kurikulum kelas dunia itu berjumlah 2.250 orang.

Adapun, program ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Google, Gojek, Tokopedia, Traveloka, Deeptech serta 15 mitra Universitas Bangkit.

“Hari ini ada 2.250 mahasiswa yang menyelesaikan semua persyaratan untuk lulus dari Bangkit 2021,” jelas Education Programs Lead Asia Pacific, Google Wiliam Florence dalam Acara Kelulusan Bangkit 2021 secara daring, Kamis (15/7).

Meskipun tidak 100 persen yang lulus, hal itu tetap membanggakan karena para lulusan telah berhasil mengikuti dan mempelajari kurikulum terbaik di dunia. Setelah melewati proses ini, mereka akan mengikuti ujian sertifikasi Google.

Adapun terdapat tiga jalur pembelajaran dalam Program Bangkit 2021, yaitu Machine Learning, Android Development, dan Cloud Computing. Terkait dengan sertifikasi dari masing-masing jalur adalah Tensorflow Developer Certificate, Associate Android Developer Certification, dan Associate Cloud Engineer Certification.

“Angka 80 persen merupakan tingkat kelulusan yg tinggi dan ini mengesankan. Semua lulusan Bangkit akan dipersiapkan untuk mengikuti ujian Sertifikasi Google terkait dengan jalur pembelajaran mereka,” terang dia.

Salah satu lulusan Program Bangkit 2021 bernama Abid Juliant Indraswara dari Universitas Tidar, Magelang pun memberikan testimoninya selama mengikuti program ini. Siswa dari jalur Machine Learning ini bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam Program Bangkit 2021.

“Bagi saya Bangkit adalah sebuah harapan untuk masa depan yang lebih cerah, hanya di Bangkit saya bisa belajar kurikulum dunia terbaik dan langsung dari instruktur terbaik di bidang machine learning, saya juga belajar mengembangkan karir bersama 3.000 siswa bangkit se-Indonesia, kami mendapatkan ilmu baru yang mengubah hidup kami,” tutur dia.

Dirinya pun sudah memiliki target untuk jangka pendek dan panjang setelah lulus dari program ini. “Dalam waktu dekat ini yang jelas saya ingin meraih sertifikasi dari Google agar saya bisa menjadi machine learning specialist, terlebih di bidang data science. Kedepannya saya ingin membangun startup di dunia pertanian yang mengembangkan teknologi berbasis AI (artificial intelligence),” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbudristek Nadiem Makarim pun mengucapkan selamat kepada para lulusan Program Bangkit 2021. Khusus kepada Abid, ia mengapresiasi kegigihannya dalam mengikuti program tersebut hingga akhirnya lulus.

“Luar biasa, Abid mendapatkan salah satu pengetahuan yang paling diingini perusahaan di manapun, jadi machine learning ini merupakan cutting edge (canggih) daripada skill yang sangat dibutuhkan. Ini inspiratif banget tentang harapan dan semangat pantang menyerah,” pungkasnya.(mg/jpc)