Perpanjangan PPKM Mikro Darurat, Pemkab Cianjur Tunggu Keputusan Pusat

Bupati Cianjur H. Herman Suherman Ketika di wawancarai di Pendopo. Foto : Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com– Masih berlangsungnya wabah Covid 19 di Indonesia meski saat ini tengah diberlakukannya PPKM Mikro Darurat membuat isu perpanjangan tengah berhembus kencang dan tengah ramai dibicarakan.

Isu akan adanya perpanjangan PPKM Mikro Darurat selama 6 minggu akan sangat berdampak kepada masyarakat dan berimbas kepada segala sektor.

Hal tersebut menuai tanggapi dari Bupati Cianjur H. Herman Suherman ditengah pemberlakuan PPKM Mikro Darurat di Kabupaten Cianjur.

Herman mengatakan, ia telah mendengar kabar tersebut danbelum dapat memastikan dan masih fokus untuk PPKM Mikro Darurat yang saat ini berlangsung lebih dari sepekan.

“Sudah dengar dengan pak kapolres kalau informasinya hoax, itu belum tentu,”katanya.

Herman menuturkan, saat ini Pemkab Cianjur masih menunggu informasi adanya perpanjangan PPKM Mikro Darurat dari pemerintah pusat.

“Nanti kita tunggu saja tanggal 20 Juli 2021 pengumuman resmi dari pemerintah. Saya berharap tidak di perpanjang kasihan kepada masyarakat,”tuturnya.

Sementara itu, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur dr Irvan Nur Fauzi mengatakan, kasus Covid 19 di Kabupaten Cianjur mengalami penurunan selama berlangsungnya penerapan PPKM Mikro Darurat.

“Sepekan evaluasi PPKM terjadi penurunan 1090 an kasus per minggu pertama menjadi 800 an,”ungkapnya.

Disinggung mengenai perpanjangan PPKM Mikro Darurat Irvan mengatakan masih fokus untuk pemberlakuan PPKM Mikro Darurat agar kasus Covid 19 semakin menurun.

” Kita sedang evaluasi dan hari Jumat (16/07/2021) akan keluar hasilnya untuk penerapan Minggu ke 2,”ungkapnya.

Irvan menjelaskan, Dengan mobilisasi dan interaksi masyarakat berkurang akan sangat berdampak kepada penurunan kasus Covid 19 di Kabupaten Cianjur sehingga tidak perlu adanya perpanjangan PPKM Mikro Darurat.

” PPKM pertama harus kita dukung sehingga kalau ini efektif Insyallah tidak diperpanjang. Hanya saja untuk penambahan PPKM Mikro Darurat kita tergantung kebijakan pusat,”tandasnya. (byu)