PPKM Darurat Bakal Diperpanjang?

RADARCIANJUR.com- Pemerintah pusat beberapa waktu ini tengah merencanakan akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro darurat di beberapa daerah. Hal tersebut dikarenakan belum adanya penurunan kasus Covid-19 secara signifikan.

Di Kabupaten Cianjur, sudah sepekan lebih PPKM mikro darurat diberlakukan, kasus Covid-19 baru terlihat penurunan sekitar 25 persen.

Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, dari satu pekan yang lalu sudah terjadi penurunan kasus dari sebelumnya terdapat 1.100 kasus turun menjadi 700 kasus.

“Sampai dengan hari ini, (kemarin, red) itu kan jatuh temponya hari Jumat, kita sudah ada di angka 467, mudah-mudahan ini tidak bergerak,” ujarnya.

Lanjut Yusman, jika terjadi pergerakan, diperkirakan tidak akan terjadi pergerakan terlalu signifikan seperti pada minggu sebelumnya.

“Jadi kelihatan memang kalau melihat jumlah penurunan kasus sudah ada korelasinya antara PPKM Darurat ini dengan turunnya kasus,” paparnya.

Meskipun angka kasus Covid-19 menurun, Yusman mengimbau agar tetap bisa waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan serta tidak lengah dalam setiap kemungkinan.

“Tetapi itu semua tetap harus diwaspadai apakah ini benar-benar dari PPKM darurat atau mungkin ada faktor lain. Tapi evaluasi sementara ada kaitan antara PPKM Darurat. Penurunanannya 25 persen,” jelasnya.

Yusman menambahkan, perpanjangan PPKM darurat kemungkinan dilakukan. Pasalnya, belum terlalu signifikan jika PPKM darurat ini dilakukan satu kali.

“Perpanjangan dimungkinkan karena memang inkubasi virus Corona ini kan 2-14 hari. Jadi belum terlalu signifikan kalau PPKM-nya satu kali,” terangnya.

Yusman memberikan contoh, seperti di negara Malaysia yang melaksanakan PPKM tidak hanya satu kali, namun ada perpanjangan.

“Demikian juga sepertinya PPKM darurat ini baru signifikan kalau sudah mulai ada perpanjangan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN, Eddy Soeparno mendukung dengan diperpanjangnya PPKM darurat. Pasalnya, dirinya masih melihat aktifitas masyarakat yang banyak khususnya di kota-kota yang terlihat aktifitasnya tinggi.

“Seperti Jakarta, saya melihat masih banyak masyarakat yang belum patuh. Masih beraktifitas, jalanan masih macet, saya rasa perlu untuk diperpanjang,” tutupnya. (kim)