Titik Penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali Jadi 1.038, Ini Sebarannya

RADARCIANJUR.Com Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali menambah titik penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Jawa dan Bali. Secara keseluruhan titik penyekatan berjumlah 1.038 titik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono membenarkan adanya penambahan ini. Menurut dia, titik penyekatan tersebar dari Lampung sampai Bali.

“Ya, bertambah jadi 1.038 (titik penyekatan),” kata Istiono saat dihubungi, Jumat (16/7).

Istiono menjelaskan, penambahan titik penyekatan dilakukan karena mobilitas masyarakat masih cukup tinggi. Sehingga butuh upaya untuk kembali menekan mobilitas tersebut.

“Alasannya mobilitas lebih bisa kita batasi. Hanya sektor esensial dan kritikal saja yang bergerak,” jelas Istiono.

Berikut sebaran 1.038 titik penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali:

1. Lampung: 21 lokasi terdiri dari 2 lokasi di jalan tol, 17 lokasi di jalan non tol dan 2 lokasi di pelabuhan.

2. Banten: 20 lokasi diantaranya 2 lokasi di jalan tol, 17 lokasi di jalan non tol dan 1 lokasi di pelabuhan.

3. Metro Jaya: 100 lokasi diantaranya 15 lokasi di jalan tol dan 85 lokasi di jalan non tol.

4. Jabar: 353 lokasi terdiri dari 21 lokasi di jalan tol dan 332 lokasi di jalan non tol.

5. DIY: 23 lokasi di semua jalan non tol.

6. Jateng: 271 lokasi diantaranya 27 lokasi di jalan tol dan 244 lokasi di jalan non tol.

7. Jatim: 209 lokasi terdiri dari 19 lokasi di jalan tol, 189 lokasi di jalan non tol dan 1 lokasi di pelabuhan.

8. Bali: 41 lokasi terdiri dari 38 lokasi di jalan non tol dan 3 lokasi di pelabuhan.(mg/jpc)