Bupati Cianjur Rilis Surat Edaran Pembatasan Kegiatan Ibadah Idul Adha 1442 Hijriyah

Bupati Cianjur Herman Suherman. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi merilis surat edaran yang ditandatangani bupati Cianjur Herman Suherman bersama Forkominda.

Pada surat tersebut tertulis maklumat bersama dalam rangka menekan penyebaran virus Covid 19 di Kabupaten Cianjur.

Pada Poin a berisi tentang pedoman ibadah berdasarkan surat edaran menteri agama RI Nomor 7 tahun 2021 Tanggal 02 Juli 2021 tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, Shalat idul adha, malam takbiran dan petunjuk teknis pelaksanaan Kurban tahun 1442 Hijriyah/2021 Masehi di
PPKM Darurat.

Pada Poin b berisi aturan kumandang takbir dimasjid hanya dilakukan oleh pengurus DKM atau secara online dengan tidak menyertakan jamaah dan menimbulkan kerumunan serta tidak melakukan kegiatan takbir keliling.

Pada poin c membaca Al Qur’an dan berdzikir serta terus bermunajat dan berdo’a kepada Allah SWT sebagai ikhtiar bathiniyah dalam rangka taqarrub kepada Allah SWT.

Pada poin d dijelaskan dalam pelaksanaan shalat fardhu senantiasa membaca Qunut nazilah.

Selanjutnya pada poin e penyembelihan qurban dilakukan pada hari raya Tasrik (11,12 dan 13) Dzulhijjah.

Kemudian poin f daging hewan kurban yang telah dicacah selanjutnya didistribusikan ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya oleh petugas khusus dengan mematuhi Prokes (5 M).

Poin G sebagai poin penutup Umat Islam Kabupaten Cianjur agar tidak mudah percaya menerima informasi terkait dalam pelaksanaan PPKM Darurat kecuali dari pejabat yang punya kewenangan sesuai dengan kompetensinya.

Bupati Cianjur H.Herman Suherman disela-sela kegiatan kerjanya membenarkan surat edaran maklumat bersama.

“Sudah dituangkan dalam surat edaran bersama yang telah ditandatangi Forkominda, Kementrian agama dan MUI,”katanya.

Pada isi surat tersebut Herman menjelaskan, tentang hal-hal larangan atau pembatasan kegiatan ibadah ditengah masa PPKM Mikro Darurat dikabupaten Cianjur.

“Sudah jelas disitu intruksi- intruksinya tinggal dibaca saja,”pungkasnya (byu)