Jelang H-2 Idul Adha, Ratusan Kendaraan di Puncak Cianjur Diperiksa, 104 Putar Balik

Pemeriksaan petugas gabungan tengah memeriksa kendaraan yang akan melintas ke wilayah kabupaten Cianjur. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – H-2 lebaran kurban atau Idul Adha 1442 Hijriyah yang masih bertepatan dengan penerapan PPKM Darurat, penyekatan di perbatasan Cianjur-Bogor tepatnya di Seger Alam Ciloto Cianjur masih gencar dilakukan.

Menurut informasi yang didapat, terjadi sedikit peningkatan kendaraan yang akan melintas ke wilayah kabupaten Cianjur ini, Minggu (18/7/2021) sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 Wib.

Kapolsek Pacet, AKP Galih Apria menyebut, jelang lebaran idul Adha yang tinggal beberapa hari ini, volume kendaraan yang melintas di perbatasan Cianjur-Bogor sedikit mengalami peningkatan. Meski begitu, pihaknya tetap terus melaksanaan penyekatan dan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua dan empat yang hendak melintas ke Cianjur.

“Setelah dua jam melakukan penyekatan, ada sebanyak 223 unit yang kami periksa. Diantaranya 138 kendaraan roda dua, dan 85 unit mobil,” terangnya, Minggu (18/7).

Tak hanya itu, ia mengatakan, lebih dari seratus kendaraan yang terpaksa diputar balik karena mereka tak bisa memenuhi persyaratan melintas saat PPKM Darurat diberlakukan.

“Ada 104 unit yang diputar balik. Yakni 78 kendaraan roda dua dan 26 unit mobil,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya penyekatan yang gencar dilakukan petugas gabungan, masyarakat dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker dan hidup bersih dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang ditingkatkan.

“Kami imbau kepada warga, dalam mengantsipasi penyebaran Covid-19 ini, masyarakat yang akan memasuki wilayah Kabupaten Cianjur harus melengkapi surat keterangan hasil swab / antigent (surat negatif covid 19),” tandasnya.

Di sisi lain, Aldi (33) pengendara asal Jakarta Barat mengaku kecewa, tak bisa masuk ke Cianjur karena keperluan keluarga di seputaran Cipanas Cianjur. Padahal menurutnya, ia bersama saudaranya satu mobil dalam posisi sehat.

“Sebenarnya sedikit kecewa, tapi kan memang sedang diterapkan penjagaan karena PPKM Darurat. Mau seperti apa lagi, ya terpaksa saya mau putar balik,” kata dia. (dan)