Satgas : Hewan Kurban Tak Tularkan Covid

HEWAN KURBAN: Dampak PPKM dirasakan pedagang hewan kurban sapi di Cianjur imbas sejumlah pasar hewan ditutup.(Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Penularan virus Covid 19 yang terjadi di Indonesia saat ini masih terjadi dan belum memperlihatkan tanda-tanda semakin membaik.

Kebanyakan kasus penularan virus Covid 19 sendiri terjadi melalui kontak manusia terhadap manusia lainnya.

Lalu bagiamana dengan kemungkinan penularan Covid 19 dari manusia ke hewan atau sebaliknya, terlebih saat ini momen hari raya idul adha disejumlah daerah dengan melakukan kegiatan penyembelihan hewan kurban.

Hal tersebut ditanggapi Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan dan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Cianjur Yusman Faisal.

Yusman mengatakan, saat ini kasus penularan Covid 19 di Indonesia khususnya Kabupaten Cianjur hanya di tularkan dari manusia ke manusia.

“Saat ini untuk penularan Covid 19 sangat berbahaya dari manusia ke manusia tidak dari manusia ke hewan, dan itu tidak ada teorinya,”katanya.

Namun Yusman menjelaskan, bahwa ada kasus penularan Covid 19 dari hewan ke manusia namun bukan di Indonesia.

“Kalau dari hewan ke manusia ada. Hanya saja hewan-hewan tertentu yang tidak ada di Indonesia, tentunya tidak sama di satu negara dengan negara kita,”ungkapnya.

Yusman menuturkan, berdasarkan hasil penelitian di Indonesia tidak ditemukan kasus penularan Covid 19 dari hewan ke manusia

“Selama ini menurut riset Litbankes di Indonesia tidak ada terjadi penularan hewan ke manusia yang spesies nya ada di Indonesia,”ungkapnya.

Yusman berujar, penularan Covid 19 dapat terjadi ketika proses penyembelihan hewan kurban tidak sesuai dengan tata cara PPKM Mikro Darurat.

“Misalnya banyak orang yang berkerumun dalam kegiatan penyembelihan dan itu dapat terjadi penularan,”tandasnya (byu).