Bantuan Sosial Tepat Sasaran Jadi Upaya Ampuh Entaskan Kemiskinan

RADARCIANJUR.com Pada Maret 2021, angka kemiskinan Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 10,14 persen atau 27,54 juta orang. Kepala BPS Margo Yuwono pun menjelaskan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian untuk menurunkan angka kemiskinan.

Pertama adalah dengan mengendalikan harga di seluruh wilayah Indonesia. Kemudian, melakukan perlindungan sosial bagi orang yang rentan.

“Ketiga yang juga tak kalah penting ialah meningkatkan pendapatan masyarakat melalui berbagai stimulus,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (21/7).

Intinya bagaimana memastikan program bantuan sosial itu diberikan secara tepat sasaran kepada orang yang sudah ditargetkan serta tepat penggunaan atau pemanfaatan. Sehingga demikian, pemberian bansos itu akan berimbas terhadap penurunan angka kemiskinan.

“Harapan kita ialah agar nantinya mereka yang terpilih sebagai sampel otomatis pengeluarannya bisa lebih tinggi dari garis kemiskinan dan dia bisa keluar dari garis kemiskinan karena telah mendapatkan bantuan sosial dan dimanfaatkan secara tepat,” ucapnya.

Ia pun mengungkapkan berdasarkan penghitungan terakhir bahwa garis kemiskinan secara nasional perkapitanya sebesar Rp 472.535. Artinya, pengeluaran penduduk di bawah garis kemiskinan itu dikategorikan miskin.

Sedangkan, jika dihitung per-provinsi maka garis kemiskinan di tiap-tiap provinsi berbeda-beda tergantung pola konsumsi dan harga di setiap provinsi tersebut. Ia mencontohkan garis kemiskinan di Bangka Belitung sebesar Rp 3,4 juta per-rumah tangga, berbeda dengan di Sulawesi Barat sebesar Rp 1,9 juta per-rumah tangga perbulan.

Ia meninggatkan, jika ingin menurunkan angka kemiskinan maka fokusnya harus di Jawa. Hal itu karena meskipun secara persentase kecil, namun dari sisi jumlah sangat banyak. Misal, di Jawa Tengah 4,1 juta, Jawa Barat 4,2 juta dan Jawa Timur 4,5 juta.

“Jadi kalau berfokus mengurangi jumlah kemiskinan secara nasional maka fokus menanganinya di Jawa karena jumlahnya sangat besar,” pungkasnya.(mg/jpc)