Truk Beras Untuk Istana Terguling di Jalur Puncak-Cianjur

TUTUPI JALAN: Truk boks pengangkut beras terguling di jalur Puncak Cipanas Cianjur dan sempat membuat kemacetan dari dua arah. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Truk boks pengangkut beras dengan nomor polisi B 9372 PQW, terguling di tengah Jalan Raya Puncak Cianjur, tepatnya di wilayah Desa Ciloto Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (21/7) sekitar pukul 14.45 Wib. Akibat kejadian itu, arus lalulintas (Lalin) dari arah Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya tersendat.

Truk yang mengangkut bahan pokok berupa beras tersebut melaju dari arah Bogor menuju ke istana Cipanas.

Namun karena diduga sang sopir tak begitu mengetahui medan jalan yang ditambah muatan cukup besar, sehingga truk oleng dan akhirnya terguling ke tengah jalan. Hingga beberapa saat sempat menutupi hampir seluruh badan jalan protokol Cipanas tersebut. “Kemungkinan menurut info di lapangan, sang pengemudi tak mengetahui persis medan jalan. Sehingga pada saat tikungan dan jalan menurun, truk oleng dan sempat menabrak mobil di depannya. Hingga akhirnya banting setir ke kiri dan brak! jatuh dan terguling,” terang Kepala Desa Ciloto, Marwan saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun sang sopir naas itu mengalami luka ringan, dan mengalami syok berat. “Di dalam truk hanya seorang, tidak bersama kernet. Alhamdulillah selamat dari maut. Cuma tadi sangat terlihat syok berat,” ujarnya.

Pasca kejadian tersebut, kendaraan dari kedua arah sempat mengalami kemacetan beberapa saat. Namun dengan sigap, para petugas derek yang tak jauh berada di lokasi, mengevakuasi bangkai truk naas itu yang dibantu sejumlah warga setempat.
“Tadi sih sempat macet beberapa waktu karena kan posisi tergulingnya truk tepat melintang ke tengah jalan. Namun karena temen-temen derek di Ciloto dekat, jadi mereka segera evakuasi. Termasuk menginfokan ke petugas kepolisian setempat,” tuturnya.

Hingga selesai dievakuasi kendaraan, sang sopir beserta truk naas tersebut dikabarkan langsung menuju ke istana Cipanas untuk melakukan koordinasi.

Kapolsek Pacet, AKP Galih Apria, membenarkan adanya kecelakaan yang menimpa satu unit truk double bermuatan beras tersebut. “Jadi setelah kami menerima laporan warga bahwa telah terjadi kecelakaan di jalur Ciloto, personil Polsek Pacet langsung terjun ke TKP dan mencari saksi-saksi, hingga penanganan lalu lintas dan bantu evakuasi,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, ia mengatakan, berdasarkan keterangan dari sang sopir yang berusia sekitar 44 tahun itu, beras yang diangkutnya tersebut ditujukan ke istana Cipanas Cianjur.
“Informasinya memang demikian. Truk itu tujuannya akan ke Istana presiden Cipanas. Jadi ada tiga truk, dua unit sudah sampai dan terkirim ke istana, namun satu unit yang ini mengalami kecelakaan di Ciloto,” katanya.

Namun meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan apakah beras yang diangkut tersebut untuk bantuan sosial atau Bansos, karena belum mendalami lebih lanjut.
“Berdasarkan penuturan dari sang sopir bahwa beras itu katanya untuk bantuan sosial dan tujuannya adalah ke istana presiden Cipanas,” tegasnya.

Pasca musibah lakalantas di Ciloto itu, bangkai truk naas beserta sang sopir telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Meski beberapa waktu saat evakuasi, jalur di kedua arah sempat mengalami kepadatan kendaraan. “Kami dari Polsek Pacet membantu penguraian jalur lalu lintas yang sempat padat di jalan Raya Puncak Ciloto, hingga penanganan selesai,” pungkasnya.
(dan)