Cianjur Tembus 10 Ribu Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

RADARCIANJUR.com- Tembus 10 ribu kasus terkonfirmasi Covid-19. Angka tersebut tentu membuat masyarakat cukup khawatir mengenai penyebaran virus yang saat ini tengah diwaspadai Kabupaten Cianjur. Tak kurang-kurang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur sudah berupaya penuh menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 dengan berbagai upaya dari mulai penyemprotan disinfektan hingga membatasi mobilitas masyarakat.

Dari data laman pikobar.jabarprov.go.id tercatat kasus harian terkonfirmasi dari tanggal 15-23 Juli 2021 di Kabupaten Cianjur rata-rata di angka 100 kasus dan paling mencolok di tanggal 19 Juli 2021 mencapai 392 kasus. Akan tetapi, kasus cenderung menurun.

Sementara itu, pada data di laman covid19.cianjurkab.go.id kasus terkonfirmasi sudah di angka 10.150, selesai atau sembuh 8.062, masih proses 1.630, meninggal 256 dan lainnya atau alamat luar Cianjur 202. Data tersebut baru diperbaharui pada Jumat (23/7).

Bupati Cianjur, Herman Suherman membenarkan data tersebut dan mengatakan angka bukan yang terbaru melainkan akumulasi selama pandemi.

“Kondisi Cianjur saat ini sudah mencapai 10 ribu selama terjadinya Covid-19,” ujarnya.

Lanjutnya, dirinya mengaku saat ini bed occupancy rate (BOR) menurun di tingkat Jawa Barat yakni berada di 68 persen. Akan tetapi, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur masih tinggi.

“Kita terendah BOR nya di Jawa Barat hanya satu yakni RSUD Sayang, sementara RSUD Cimacan sudah turun, terlebih Pagelaran,” tuturnya.

Saat ditanyakan mengenai informasi Cianjur berada di zona merah, orang nomor satu di Cianjur ini pun menepis kabar tersebut.

“Belum zona merah, kemarin ada miskomunikasi pada pelaporan data dan saat ini belum update karena ada beberapa hambatan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menambahkan, saat ini tengah melakukan perbaikan dan pembaharuan data yang sudah 78 persen prosesnya.

“Saat ini tengah diperbaiki datanya, sedang on progres sudah 78 persen,” jelasnya.

Lanjut Yusman, Kabupaten Cianjur pun masih berada di PPKM level 3 seperti yang disampaikan oleh Menko Maritim dan Investasi pada video conference beberapa waktu lalu.

“Seperti yang disampaikan Menko Maritim dan Investasi itu masih di level 3. Perbedaannya dengan level 4, level 3 sedikit ada pelonggaran,” tutupnya. (kim)