Dapat Intimidasi Oknum Sponsor, Keluarga PMI Asal Warungkondang Ingin Segera Dipulangkan

PMI Asal Warungkondang didampingi ketua Srikandi Apbdenas Warungkondang mendatangi Kantor DPC Astakira Cianjur

RADARCIANJUR.com- Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur pastikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Pasir Randu, Desa Cisarandi Kecamatan Warungkondang berangkat menggunakan jalur ilegal.

Hal tersebut berdasarkan moratorium tahun 2015 tidak adanya pemberangkatan PMI untuk pekerja rumah tangga ke negara timur tengah.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur Ricky Ardi Hikmat mengatakan, telah mendapatkan informasi terkait salah satu warga kecamatan warungkondang yang mengalami kekerasan dalam bekerja di daerah timur tengah.

“Sudah mendengar dan sedang ramai diperbincangkan di salah satu media sosial PMI yang diperlakukan tidak baik oleh majikannya,”katanya.

Ardi menambahkan, oknum sponsor tersebut dapat dijerat hukum karena telah memberangkatkan PMI menggunakan jalur ilegal.

“Itukan pemberangkatannya baru 6 bulan, jelas ilegal karena untuk pemberangkatan PMI kalaupun datang ke Disnakertrans kami tidak akan merekomendasikan paspor,”ungkapnya.

Sementara itu Pepen Supendi, suami PMI asal warungkondang diawal keberangkatan sang istri tak mengetahui bahwa prosedur pemberangkatannya ilegal.

“Yang saya istri saya berangkat secara resmi sponsornya bernama Haji Nurjaman asal Sindangbarang dengan paspor jiarah atau kunjungan,”jelasnya.

Sementara itu dikonfirmasi Radar Cianjur, Sang sponsor membenarkan telah memberangkatkan PMI bernama Ai Atikah dan berjanji akan segera memulangkannya.

“Sedang saya usahakan 4 hari lagi dapat pulang, saya sudah kontak-kontak teman saya yang berada di sana dan kaget mengetahui kondisi Ai Atikah,”tuturnya.

Namun, Haji Nurjaman meminta agar Pepen Supendi tidak bercerita masalah sang istri karena justru dikhawatirkan akan mempersulit kepulangan sang istri.

“Kalau ada yang menanyakan tolong di tutup, bagaimana saya mau menguruskan kalau terjadi apa-apa kepada saya,”ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira) Kabupaten Cianjur Ali Hidan telah berupaya dengan mendatangi pihak keluarga.

“Kami bersama srikandi abpdenas warungkondang telah mendatangi salah keluarganya yaitu suami dari Ai Atikah. Alhmdulillah suami yang bersangkutan telah meminta bantuan dan sudah menguasakan penuh kepada astakira,”kata Ali

Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar segera dapat membawa Ai Atikah segera pulang ke Indonesia.

“Kita sudah berkoordinasi dan berkomunikasi ke dinas terkait dan KBRI Riyadh agar korban segera diamankan terlebih dahulu dan segera dipulangkan ke tanah air,”tandasnya (byu).