Influencer Juy Putri Minta Maaf Usai Langgar PPKM

RADARCIANJUR.com Influencer Juy Putri menjadi sorotan publik luas lantaran menggelar pesta ulang tahun mewah melibatkan cukup banyak orang di masa PPKM Darurat. Sejumlah kritikan pun bermunculan dari warganet usai video perayaan ultahnya diposting di media sosial.

Banyak cibiran negatif yang datang kepada Juy Putri. Pemilik 15,6 juta pengikut di TikTok itu akhirnya meminta maaf atas kesalahan yang sudah dia lakukan. Permintaan maafnya ini dilakukan Juy Putri sebab ia menyadari telah melakukan kesalahan fatal.

“Jadi di video kali ini aku mau meminta maaf kepada semuanya atas kecerobohan dan kelalaian aku mengadakan acara ulang tahun di saat PPKM sedang berjalan,” ucap Juy Putri dalam video diunggah di akun TikTok.

Dia sadar apa yang dilakukannya ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Juy Putri juga menyatakan kesalahan yang telah diperbuatnya ini akan menjadi pelajaran berharga untuk ia lebih berhati-hati dalam melangkah di masa yang akan datang.

“Aku memohon maaf kepada semuanya, tulus dari hati aku dan tanpa ada paksaan sedikit pun. Aku mau minta maaf yang sebesar-besarnya kepada kalian,” tutur Juy Putri.

JawaPos.com sudah berusaha menghubungi Juy atas pesta ultahnya yang mendapat cibiran negatif dari netizen, sejak kemarin. Namun ia tidak memberikan respons.

Beberapa hari belakangan video ulang tahun Juy Putri menjadi sorotan publik. Ia nekat menggelar acara pesta ulang tahun mewah di tengah masa PPKM Darurat yang diterapkan untuk menekan angka kasus Covid-19. Berdasarkan dalam video yang beredar, terlihat cukup banyak tamu yang datang di pesta ulang tahunnya. Termasuk kekasih Juy Putri, Novan, juga datang.

Netizen beramai-ramai melayangkan cibiran pada Juy Putri yang tidak menghargai kebijakan pemerintah. Ada netizen menyebut harusnya aparat melakukan tindakan tegas kepada Juy Putri yang tidak memberikan contoh padahal dia adalah seorang influencer. Ada juga netizen meminta Juy Putri dijatuhi sanksi atas perbuatannya.

“Harusnya dipenjara juga, masa cuma pedagang kecil aja yang disuru denda Rp 5 juta atau penjara,” komentar salah satu netizen.(mg/jpc)