Stok Oksigen di Kabupaten Cianjur Diperkirakan Hanya Bertahan Dua Hari

Salah satu Perusahaan Distributor Oksigen. Foto : Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Kabupaten Cianjur saat ini tengah dalam kondisi membutuhkan oksigen. Pasalnya, stok oksigen di sejumlah rumah sakit pemerintah maupun swasta diperkirakan hanya bisa tersedia dalam waktu dua hari.

Berkurangnya ketersediaan stok oksigen tersebut dikarenakan kebutuhannya terus meningkat saat ini. Sehingga berdampak pada stok yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Kebutuhannya memang meningkat. Bahkan, untuk ketersediaan stok oksigen di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) diperkirakan hanya mampu bertahan hingga dua hari kedepan,” ujar Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Lanjutnya, untuk menjaga ketersediaan stok oksigen tetap aman, pihaknya sudah membuka posko layanan penyediaan oksigen khususnya bagi masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri. Sehingga memudahkan masyarakat terkonfirmasi Covid-19 dalam membutuhkan oksigen.

“Kita memiliki Liaison officer (LO) yang bertugas menghubungkan dengan perusahaan penyedia oksigen. Diharapkan warga dengan mudah mendapatkan kebutuhan oksigen. Jika memang membutuhkan dapat langsung menghubungi Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur,” terangnya.

Bahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur telah mendapatkan bantuan 10 unit oksigen dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yakni berukuran tabung besar.

“Bantuan dari Pemprov Jabar sebanyak 10 tabung oksigen ukuran besar telah tiba dan disiapkan untuk mengatasi semakin menipisnya ketersediaan oksigen,” paparnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, terus berkurangnya ketersediaan stok oksigen, akibat tingginya penggunaan di sejumlah fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesma dan klinik kesehatan.

Pasalnya, sebagian besar fasilitas kesehatan di Kabupaten Cianjur masih mengandalkan penggunaan oksigen tabung dalam penanganan pasien Covid-19 maupun non Covid-19.

“Setiap hari ketersediaan atau stok oksigen tabung di setiap rumah sakit, puskesmas, dan klinik terus berkurang. Karena, sebagian besar fasilitas kesehatan di Cianjur menggunakan oksigen tabung,” ungkapnya.

Lanjut Yusman, hanya beberapa rumah sakit di Cianjur yang mengandalkan penggunaan oksigen cair (Liquid), di antaranya RSUD Sayang, Cianjur.

“Padahal ketersediaan oksigen cair lebih terjamin,” tutupnya. (kim)