PPKM Level 3 di Cianjur Jadi Angin Segar Pelaku Usaha

Pusat Kota Cianjur mulai ramai. Foto : Hakim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) level 3 disematkan kepada Kabupaten Cianjur. Namun meski masih dalam balutan PPKM, namun di level 3 ini menjadi angin segar dan sedikit melonggarkan sesaknya ekonomi yang selama ini sempat tertahan karena pembatasan tersebut.

Dalam kondisi saat ini, tentu hal tersebut disambut baik para pelaku usaha meski masih ada batasan jam operasional yang tertuang dalam surat edaran Bupati Cianjur mengenai PPKM Level 3 dalam salah satu isinya mengatur tentang ekonomi di bidang perdagangan.

Komisaris Utama BUMD Sugih Mukti Kabupaten Cianjur, Fajar Arif Budiman mengatakan, terkait kondisi khusus PPKM saat ini, diharapkan semua pihak bisa memahami kondisi yang sedang terjadi dan hal ini tidak akan berlangsung lama.

“Semua bisa bersabar terlebih dahulu dengan proses ini, namun tetap berikhtiar dan berusaha. Meski masih PPKM namun kita masih bisa merasakan angin segar untuk menjalankan roda perekonomian di Cianjur,” ujarnya.

Lanjutnya, meski sudah ada aturan, namun tidak menyurutkan pelaku ekonomi untuk berusaha seperti dengan mengandalkan teknologi seperti melakukan transaksi jual beli secara daring atau online.

“Salah satu saran adalah dengan menjual secara daring agar tidak terbatasi oleh jam operasional yang sedang dibatasi saat ini,” terangnya.

Di sisi lain, mengenai kehadiran BUMD Sugih Mukti, pihaknya berperan sebagai off-taker yang harus mampu memberikan kepastian pasar dan harga untuk menyerap hasil produksi petani lokal. Sehingga petani tidak merugi setiap panen dan tidak kebingungan untuk menjual.

“Oleh karena itu, tidak boleh ditemukan lagi kondisi dimana petani tidak bisa menjual hasil panen atau terpaksa menjual di bawah biaya produksi. Petani lokal harus sejahtera,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman menambahkan, saat ini perekonomian di sektor perdagangan sudah mulai dibuka namun tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Meski dalam masa PPKM level 3, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yakin bisa meningkatkan perekonomian daerah terlebih dengan memanfaatkan hasil dari lokal Cianjur,” teeangnya.

Lanjut orang nomor satu di Cianjur ini, selama ini, memang perdagangan dihasilkan dari luar Cianjur, namun secara perlahan hasil pertanian lokal yang dijual di pasaran mulai diterapkan.

“Insya allah kita yakin perekonomian di Cianjur akan bangkit perlahan, yang terpenting tetap melaksanakan prokes ketat seperti yang sudah diatur dalam surat edaran,” tutupnya. (kim)