Edarkan Sabu Gunakan Angkot Cipanas

TERENDUS: Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai menunjukan barang bukti saat pelaksanaan pres release di Sat Narkoba Polres Cianjur. FOTO: HAKIM/RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial IR tak patut dicontoh. Sambil mengendarai angkot ia nyatanya menjadi kurir narkoba yakni mengirimkan sabu-sabu. Niatnya mengelabui petugas pun ternyata sia-sia.

Kecurigaan petugas berangkat angkot yang dikemudikan oleh IR tidak sesuai jurusan menuju wilayah Cianjur Timur atau Ciranjang. Ketika melintasi Jalan Raya Bandung, Kampung Cicantu, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, petugas dari Satuan Narkoba Polres Cianjur pada Jumat (16/7) segera melakukan pengamanan.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa plastik bening berukuran sedang, 14 plastik bening berukuran kecil kosong dan 21 plastik yang berisi sabu-sabu degan total berat 11,47 gram.

“Seorang sopir angkot melakukan penjualan sabu-sabu dengan mengelabui petugas menggunakan angkutan umum. Namun karena bukan trayeknya yang seharusnya ke wilayah Cipanas namun mengarah ke wilayah Ciranjang, kita curigai dari informasi yang kita dapatkan dan akhirnya melakukan penangkapan,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai.

Lanjutnya, sopir angkot tersebut bertugas menempelkan sabu-sabu di beberapa tempat seperti rumah kosong dan tempat-tempat tertentu.

Sementara itu, IR sopir angkot tersebut mengungkapkan dirinya melakukan hal tersebut dikarenakan kondisi ekonomi dan ia dibayar upah sebanyak Rp1 juta setiap mengirimkan barang tersebut. “Saya begini karena kondisi ekonomi yang terdesak. Setiap melakukan aksi, saya mendapatkan upah kurang lebih Rp1 juta,” tuturnya.

Akibat tindakannya tersebut, ia dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda Rp10 miliar. (kim)