Vaksinasi Cianjur Masih Rendah, Target 1,9 Juta Realisasi Baru 237 Ribu

Polres Cianjur mulai menggencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19 massal kepada masyarakat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

RADARCIANJUR.com – Pencapaian target vaksinasi di Kabupaten Cianjur masih sangat jauh dari harapan. Di Cianjur sendiri, target yang dipasang mencapai 1,9 juta. Namun hingga detik ini, pelaksanaannya baru mencapai 237.464 vaksinasi.

Angka itu pun berasal dari dua tahap vaksinasi yaitu masing-masing 165.372 vaksinasi di dosis pertama dan 72.092 di dosis kedua.

Kini, stok vaksin yang tersedia hanya untuk tahap kedua saja dengan total jumlah 4.500 dosis yang tersebar di 47 puskesmas yang ada di Kabupaten Cianjur.

Namun secara terperinci, beberapa target untuk sasaran sudah terpenuhi seperti SDM Kesehatan yang sudah melebihi dari target yakni 5.418. Saat ini persentasenya sudah berada di 110,67 persen dengan dosis pertama 6.649 dan dosis kedua 5.996. Sedangkan utuk vaksinasi lansia belum mencapai target yang diharapkan yakni di angka 168.914. Saat ini pelaksanaan dosis pertama baru mencapai 22.236 dan dosis kedua 8.112.

Petugas Publik sama halnya dengan SDM Kesehatan yang sudah memenuhi target dari yang ditentukan sebesar 80.023. Untuk di dosis pertama, Petugas Publik sudah mencapai 81.696, namun di dosis kedua baru mencapai 50.535 vaksinasi. Pada sektor masyarakat rentan dan umum memiliki target tinggi yakni 1.405.570. Tapi ternyata target yang tinggi tersebut belum terkejar, di dosis pertama saja baru mencapai 53.564 dan di dosis kedua 7.391.

Sementara di sektor remaja yang ditargetkan 256.889 vaksinasi belum berjalan mulus. Pasalnya, minat terhadap vaksinasi belum terlalu tinggi. Terlihat pada dosis pertama hanya 1.227 dan dosis kedua 58 vaksinasi.

Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, target Kabupaten Cianjur 1,9 juta. Stok vaksin saat ini masih menyisakan di masing-masing puskesmas tapi ada beberapa puskesmas yang sudah habis. “Itu pun untuk stok dosis kedua minggu depan, sehingga kita masih menanti kiriman dari pusat untuk vaksin. Antusiasnya memang tinggi, tapi ketersediaan yang kurang,” ujarnya.

Saat ini pihaknya mengupayakan melakukan pengajuan kebutuhan vaksin berdasarkan jumlah penduduk, berdasarkan kemampuan puskesmas serta sentra untuk vaksin melakukan vaksinasi selama sepekan dan untuk percepatan akan dilakukan beberapa target vaksinasi untuk seluruh puskesmas dalam satu hari 100 vaksinasi. “Semua menyesuaikan kondisi vaksin yang ada,” ungkapnya.

Saat ini sentra yang masih berjalan di GGM Panembong dan untuk mengejar target akan menambah sentra vaksinasi seperti di tempat dengan kapasitas cukup luas. “Kita akan upayakan menambah sentra yang bekerjasama dengan beberapa pihak seperti Polres Cianjur dan juga Kodim yang memiliki tempat cukup luas, sehingga target vaksinasi bisa dikejar,” tutupnya. (kim)