Disnkertrans Cianjur Berusaha Pulangkan PMI Korban Penganiayaan

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnkartrans) Cianjur, Ricky Ardhi Hikmat. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, berharap bisa segera memulangkan Ai Atikah (38) seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Warungkondang yang diduga menjadi korban penganiayaan majikannya di negara penempatan yakni Arab Saudi.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnkartrans) Cianjur, Ricky Ardhi Hikmat mengatakan, informasi dari pihak KBRI setempat, keberadaan Ai sudah diketahui.

“Posisinya di daerah Al Qasim, sekira 400 kilometer dari kantor KBRI setempat,” katanya.

Ricky menjelaskan saat ini pihak KBRI sudah berkomunikasi dengan majikan Ai.

“Sedang dilobi karena Ai ini kan pekerja migran unprosedural, dan budaya di sana, majikan sudah merasa membeli, jadi perlu pendekatan dan komunikasi intens,”ujarnya.

Ricky menuturkan, pihaknya akan terus berkordinasi dengan pihak kedutaan terkait dengan rencana pemulangan Ai.

Selain itu Disnkartrans Cianjur akan mengawal kasus tersebut sampai ai bisa pulang ke tanah air sesuai keinginan pihak keluarga.

“Intinya, saat ini sedang dalam penanganan KBRI. Kami masih menunggu informasi selanjutnya, mudah-mudahan bisa secepatnya,”bebernya.

Pihak Disnakertrans Cianjur sendiri sebelumnya telah mengirim surat ke KBRI di Arab Saudi dan Kementerian Luar Negere RI menyusul adanya unggahan seorang TKW asal Cianjur dengan kondisi kedua telapak tangan melepuh di media sosial.

Unggahan di akun grup Facebook TKI Saudi Arabia itu pun sempat viral dan menyita perhatian publik.

“Sejak viral itu kami langsung mendatangi rumahnya, bertemu dengan suami Ai untuk menanyakan kronologi serta keinginan pihak keluarga,”pungkasnya. (byu)