Oknum Pemotong BST di Cianjur Jangan Dibiarkan, Korban Perlu Pendampingan

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Pemotongan bantuan sosial tunai (BST) yang terjadi di Kabupaten Cianjur, mendapat sorotan tajam berbagai pihak. Pasalnya, dalam kondisi pandemi, masyarakat terasa. Sehingga hal tersebut membuat pemerintah menyalurkan bantuan.

Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Cianjur, Prasetyo Harsanto secara tegas meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur agar secara cepat dan tegas menindak hal tersebut.

“Jangan dibiarkan, ini sudah keterlaluan di tengah kondisi masyarakat kesulitan, masih saja ada segelintir oknum memanfaatkan kondisi tersebut,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur untuk menelusuri aliran pemotongan yang dilakukan oknum tersebut.

“Hal ini harus ditindaklanjuti agar jelas siapa oknum yang melakukan pungutan liar bantuan sosial ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) Jawa Barat, Hendra Malik mengatakan, dirinya kerap mendapatkan informasi soal pemotongan BST di Cianjur.

“Saya rasa ini biadab sekali orang-orang yang melakukan seperti itu karena dengan kondisi seperti ini masyarakat sangat kesusahan maka pemerintah pusat mengucurkan bantuan,” ungkapnya.

Bansos memang sudah ada serta siap disalurkan kepada penerima manfaat namun tetap ada pemotongan.

“Harus dicari siapa pemotongnya dan diadili seadil-adilnya,” jelasnya.

Namun, banyak masyarakat yang tidak melapor dengan berbagai kendala. Seperti ketakutan, tidak tahu cara melapor, atau adanya intimidasi dirinya siap melakukan pendampingan.

“Kita nggak bisa berpangku tangan dengan menunggu bukti atau pelapor datang, pemerintah harus hadir dan datang ke lapangan melakukan pemeriksaan. Kalau ada langsung proses hukum jangan hanya nunggu, kebayang kalau di Cianjur Selatan harus lapor ke mana terus ada intimidasi dan sebagainya,” jelasnya.

Pihaknya berharap pemerintah bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Serta, memberiman perlindungan yang sunggguh-sungguh. Pihaknya pun siap mendampingi apabila ada pengaduan.

“Kami siap mendampingi selama mereka melakukan pengaduan ke kami dan kami sedang melakukan monitoring di beberapa program baik pusat atau daerah kami siap mendampingi,” tutupnya. (kim)