Pemdes Sindanglaya Mulai Buka Pendaftaran Calon Perangkat Desa Secara Online

Pemerintah desa Sindanglaya telah membuka pendaftaran calon perangkat desa. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur mulai membuka pendaftaran calon perangkat desa melalui tim atau panitia khusus yang dibentuk untuk penjaringan dan penyaringan secara online, sejak Minggu (1/8) hingga Minggu (8/8/2021) mendatang.

“Ada empat jabatan yang kosong dan telah mendapat rekomendasi dari kecamatan, yakni Kasie kesejahteraan (Kasie Kesra), Kaur TU dan Umum dan dua kepala dusun (Kadus),” kata Kepala Desa Sindanglaya, Nyanyang Kurnia Sanusi, Selasa (3/8/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam teknis pendaftaran karena masa pandemi Covid 19, Desa Sindanglaya melakukan penjaringan dan penyaringan calon perangkat desa dengan sistem pendaftaran secara daring atau online dengan ketentuan rekrutmen dan peraturan yang berlaku Perbup nomor 12 tahun 2018.

“Jadi pendaftar mengakses website registrasi.sindanglaya-cipanas.desa.id. Kemudian pendaftar wajib mengisi form di web dengan benar sesuai yang telah disediakan,” kata Nyanyang.

Selain itu ia menjelaskan, pendaftar harus mengupload berkas persyaratan sesuai dengan perbup nomor 12 yang telah disediakan dalam website. Tak hanya itu apabila pendaftar yang dinyatakan lulus verifikasi administrasi, maka harus menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia.

“Jadi pengumuman hasil verifikasi administrasi lulus atau tidaknya dapat diakses di website pada waktu yang telah ditentukan,” kata dia.

Ia menambahkan, mengingat kuota perempuan yang menjadi perangkat desa sudah terpenuhi, maka pendaftar diutamakan adalah pria minimal usia 20 tahun dan maksimal 42 tahun.

Camat Cipanas Latip Ridwan menyebut, pihaknya hingga kini telah menerima laporan terkait kekosongan perangkat desa khususnya di Sindanglaya. Bahkan kini ia telah menginstruksikan agar membentuk tim yang diketuai Sekretaris Camat (Sekcam) untuk melaksanakan tahapan-tahapan tersebut sesuai aturan.

“Yang jelas tahapan itu mesti sesuai dengan Perbup nomor 12 tahun 2018 serta dirubah menjadi Perbup nomor 22 tahun 2019 tentang penjaringan dan penyaringan perangkat desa,” jelasnya.

“Intinya, Pemerintah Kecamatan tidak akan mengintervensi maupun membuat hal-hal lain yang tak sesuai Perbup. Makanya saya sampaikan kepada panitia agar jujur adil dan berintegritas,” tukasnya. (dan)