Minat Vaksin Bumil di Cianjur Minim

RADARCIANJUR.com – Capaian target vaksinasi di Kabupaten Cianjur masih jauh. Ibu hamil (bumil) dan anak sudah masuk ke dalam bidikan pemerintah. Sayangnya, di Cianjur sendiri, angka vaksinasi untuk bumil dan anak masih segelintir.

Sebenarnya antusias masyarakat untuk vaksinasi terbilang tinggi. Namun, keterbatasan atau ketersediaan vaksin masih terbatas.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman mengatakan, saat ini sudah beberapa ibu hamil di Kabupaten Cianjur melakukan vaksin, namun jumlahnya belum banyak.
“Kalau mengenai jumlah belum banyak. Ada beberapa ibu hamil tapi di usia kehamilan di luar trimester pertama atau lebih tiga bulan, karena masuk kelompok masyarakat rentan,” ujarnya.

Lanjutnya, vaksinasi kepada ibu hamil aman dan sudah ada petunjuk teknis mengenai pelaksanaan vaksin kepada ibu hamil. Beberapa ibu hamil yang mengikuti vaksinasi rata-rata berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes).

Mengenai belum banyaknya minat vaksinasi ibu hamil, diduga karena memiliki persepsi sendiri atau memiliki kekhawatiran. “Tapi kalau ibu hamil yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan diwajibkan, karena sangat beresiko kalau tidak divaksin. Kalau jumlah ada sekitar puluhan,” ungkapnya.

Selain ibu hamil, anak-anak atau remaja ternyata sudah dilakukan. Bahkan cukup terlihat antusiasnya di angka 4.000 orang. Peningkatan tersebut tidak terlalu banyak, karena minatnya masih minim. “Sekarang baru di angka 4.000-an anak-anak di atas 18 tahun atau remaja,” terangnya.

Dirinya berharap, target vaksinasi yakni sebesar 1,9 juta orang diharapkan bisa mencapai target. Bahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai vaksinasi. “Ya harapannya logistik vaksin lebih lancar, karena untuk dosis pertama Cianjur belum melaksanakan lagi dan jumlah pun diharapkan bisa ditambah lagi oleh pemerintah pusat,” harapnya. (kim)