PT CAU Diundang Berkali-Kali Tak Datang, Komisi D DPRD Cianjur Geram Tak Dihargai

MEDIASI: Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur dan Disnakertrans Kabupaten Cianjur melakukan sidak ke PT Cianjur Alam Utama (CAU) untuk meminta penjelasan ketidak hadiran dalam musyawarah yang akan dilakukan di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur pada Rabu (4/8). (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Pemutusan hubungan kerja (PHK) 11 karyawan PT Cianjur Alam Utama (CAU) berujung kedatangan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur ke perusahaan yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Cilaku. Sebelumnya, pada Rabu (4/8) Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur menunggu kedatangan pihak PT CAU untuk datang melakukan musyawarah bersama dengan pihak karyawan yang mendapatkan PHK.

Namun, hingga waktu yang ditentukan, pihak perusahaan tidak kunjung datang. Hal tersebut membuat geram Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur. Pasalnya, pemanggilan bukan hanya sekali saja dilakukan. Sehingga hal tersebut membuat Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur ‘lelah’.

Saat tiba di PT CAU, rombongan kurang diterima dengan baik oleh pihak perusahaan. Bahkan, saat menunggu manajemen perusahaan, rombongan yang terdiri dari Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) duduk menunggu di luar kantor tanpa dipersilahkan menunggu di dalam.

Nampaknya kesabaran ada batasnya, sehingga membuat Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Sahli Saidi meradang dengan sikap perusahaan yang kurang menghargai.

“Saya kecewa, saya sampai kesini bersama Disnakertrans yang menyambutnya tidak ada dan sopan santunnya tidak ada. Kita harus marah dulu baru diterima,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Sahli Saidi.

Lanjutnya, pihaknya pun akan menunggu undangan dari perusahaan untuk musyawarah dalam seminggu kedepan. Diharapkan pemanggilan tersebut tidak ada pemangkiran seperti sebelumnya pemanggilan dari Bupati Cianjur, Sekda dan Kesbangpol.

“Kita akan tindak tegas kalau tidak diindahkan juga, mau mereka (perusahaan, red) apa? Harus mengikuti peraturan di Cianjur, saya tidak dihargai,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo menambahkan undangan yang sudah diberikan tidak datang juga. Permasalahan ini tidak boleh berlarut-larut, harus segera selesai.

“Sudah diundang tidak hadir, kita sidak ke perusahaan tidak ada. Bagaimana mau mendapatkan solusi jika yang bersangkutan tidak ada, harus segera selesai karena menyangkut nasib karyawan,” terangnya.

Di sisi lain, Perwakilan PT CAU, Yudi menjelaskan, pihaknya menerangkan kondisi manajemen tengah melakukan WFH dan dirinya tidak bisa mengutarakan secara jelas. Namun, mengenai pertemuan tersebut akan disampaikan kepada pimpinan perusahaan.

“Hasil pertemuan tadi, akan kita sampaikan ke manajemen. Karena kondisinya beberapa sedang WF, jadi tidak bisa berbuat banyak. Selain itu, tadi juga kita tidak mengetahui adanya kedatangan dari DPRD Kabupaten Cianjur beserta rombongan,” singkatnya. (kim)