Warga di Ciherang Bangun Akses Jalan dan Saluran Air Secara Swadaya

GOTONG ROYONG: Sejumlah warga di Panyaweuyan Jati gotong royong membangun jalan dan saluran air. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Warga di Kampung Panyaweuyan Jati RT 01 RW 03, Desa Ciherang Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur membangun saluran air dan akses jalan menuju ke pemukiman secara swadaya masyarakat, yang dilakukan sejak beberapa pekan kemarin hingga kini.

Gotong royong tersebut dimotori salah seorang tokoh masyarakat bernama Idham Badrujaman. Menurutnya, pembangunan itu bertujuan untuk memudahkan akses jalan warga dan saluran air ke pemukiman serta fasilitas umum di Kampung Jati agar tetap lancar.

“Ini merupakan upaya kami bersama warga di sekitar untuk bahu membahu memudahkan akses jalan dan saluran air ke masyarakat agar tetap nyaman,” ujar Idham, Rabu (4/8/2021).

Idham mengatakan, pembagunan pembuatan saluran air tersebut bersumber dari swadaya masyarakat terlebih anggaran atau dana pribadinya sendiri. Namun dalam pelaksanaan pembangunan, dilakukan oleh sejumlah warga yang secara sukarela bersedia.

“Ini murni swadaya masyarakat. Semua kegiatan itu dilakukan dengan gotong royong supaya ada nilai kebersaman antara warga. Kalau anggarannya kurang, kami tetap nunggu hingga ada lagi uang, saya bangun lagi sampai selesai dan lancar,” paparnya.

Adapun panjang akses jalan sendiri, terhitung bisa mencapai ratusan meter. Mulai dari hulu, hingga ke pemukiman warga. Namun meski bisa membutuhkan biaya yang tak sedikit, Idham terus berupaya demi kelancaran bersama.

Ajum (49) warga setempat mengaku, pembangunan di lingkunganya ini betul-betul dilaksanakan dari warga, oleh warga dan untuk warga. Hal tersebut juga diharapkan, bisa memberi semangat pada warga lain untuk saling bergotong royong.

“Saya apresiasi bagi pak Idham. Alhamdullilah meskipun dengan dana pribadi, tapi dirinya rela menyisihkan untuk membangun akses jalan ini bagi masyarakat,” katanya.

Ia sangat berharap, budaya gotong royong ini bisa tetap tumbuh dan berkembang di masyarakat. Sehingga setelah pembangunannya selesai, baik akses jalan dan saluran air bisa sama-sama dirawat dan dijaga sebaik mungkin demi kelancaran bersama. (dan)