KUA Kecamatan Warungkondang Sepi Pendaftar Pernikahan

Kantor KUA Kecamatan Warungkondang tampak sepi. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Dimasa berlangsungnya PPKM lanjutan di Kabupaten Cianjur beberapa kegiatan pernikahan dibatasi dengan syarat-syarat tertentu.

Hal tersebut untuk meminimalisir kegiatan berkerumun yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya Kluster baru penularan Covid 19.

Seperti yang dialami KUA Kecamatan Warungkondang terdampak minimnya pengajuan pendaftaran sejumlah masyarakat di Kecamatan Warungkondang.

Ditemui Radar Cianjur, Kepala KUA Kecamatan Warungkondang, Syarifuddin mengatakan, terjadi penurunan drastis peserta pendaftaran pernikahan di Kecamatan Warungkondang.

“Sangat berdampak sekali, karena banyak masyarakat warungkondang yang menunda pernikahannya akibat adanya pemberlakuan PPKM,”ungkapnya.

Menurutnya, selama berlangsungnya PPKM terjadi penurunan sekitar 50 persen pendaftar pernikahan.

“Kalau data dari bulan Januari sampai agustus kita hanya menerima pendaftaran sebanyak 250 peserta dan untuk penerapan PPKM hanya puluhan pendaftar,”ungkapnya.

Menurutnya, dampak adanya PPKM juga dirasakan para penghulu pernikahan di desa-desa di kecamatan warungkondang.

“Sekarang kan tidak banyak yang menikah, para Amil atau penghulu juga terdampak karena tidak banyak menikahkan masyarakat untuk masa PPKM ini,”pungkasnya. (byu)