Terkena Imbas PPKM, Potensi Pajak Cianjur turun

BERDAMPAK: Potensi pajak turut berimbas terkena dampak PPKM yang diberlakukan pemerintah, khususnya sektor pariwisata. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Dampak pandemi dan juga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Cianjur turut berimbas ke pendapatan pajak atau potensi pajak daerah. Berkurangnya potensi dikarenakan beberapa usaha khususnya bidang wisata tak sedikit yang tutup.

Tutupnya usaha di bidang wisata seperti hotel dan tempat makan tersebut karena kurangnya bahkan tidak adanya pengunjung yang datang ke Kabupaten Cianjur untuk berwisata karena penyekatan.

Kabid Potensi Pajak dan Retribusi Daerah Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cianjur, Dedi Darmadi mengatakan, dengan tidak adanya lalulintas, otomatis restauran dan hotel sepi.

“Beberapa pelanggan hotel maupun restauran berpikir dua kali di tengah kondisi saat ini untuk berlibur. Seharusnya kita di level 3 bisa, tapi kondisinya Cianjur kan dikelilingi daerah yang berada di level 4,” ujarnya.

Rata-rata, penurunan pajak lebih didominasi di wilayah Cianjur Utara baik itu hotel maupun restauran. Penurunan pendapatan pajak berkisar diangka 60 persen. Meski demikian, beberapa pihak perusahaan hotel atau usaha lainnya memberikan informasi mengenai penutupan sementara karena kosongnya tamu yang datang.

Lanjutnya, perusahaan pun diberikan keringanan mengenai pembayaran pajak yakni tidak memberikan denda selama perusahaan tersebut tutup.

“Selama tutup, kita tidak bebankan denda, hanya pokoknya saja. Tapi kalau ada temuan perusahaan tersebut buka, maka nanti ada satgas yang menanganinya,” ungkapnya. (kim)