Cianjur Akan Mulai Berlakukan Ganjil-Genap

SOSIALISASI: Setelah PPKM level 3, Cianjur akan membatasi mobilitas masyarakat. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cianjur untuk mengurangi mobilitas masyarakat, kini Kota Santri mulai kembali dengan pemberlakuan ganjil genap yang saat ini masih dalam sosialisasi.

Kebijakan tersebut merupakan tindaklanjut dari PPKMdi Kabupaten Cianjur di level 3. Rencananya penerapan ganjil genap bagi kendaraan bermotor itu akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan dalam kota Cianjur, di antaranya Jalan Mangunsarkoro, HOS Cokroaminoto, Ir H Djuanda, dan Siliwangi.

“Kami masih gencarkan sosialisasi, sambil menunggu surat resmi dari pemerintah daerah terkait penerapan ganjil genap. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan mobilisasi masyarakat dan mencegah penyebaran virus COVID-19,” ujar Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom.

Lanjutnya, penentuan ganjil genap disesuaikan dengan tanggal pada saat hari itu. Seperti ketika tanggal genap, maka kendaraan dengan ujung nopol harus genap.

“Misalnya, hari ini tanggal 8 kendaraan yang bisa melintas di sejumlah ruas jalan dalam kota kendaraan dengan nomor polisi angka terakhirnya genap, dan yang angka terakhir ganjil tidak dapat melintas,” paparnya.

Namun kebijakan tersebut, tidak berlaku bagi kendaraan pemadam kebakaran, ambulan, kendaraan dinas TNI-Polri, sektor esensial dan non esensial, sektor kritikal dan kondisi darurat lainnya.

“Kami berharap kasus penyebaran COVID-19 dapat terus ditekan, sehingga perekonomian masyarakat tetap berjalan,” tutupnya. (kim)