Desa Gekbrong Ramah Air Hujan

PT. Tirta Investama Cianjur saat penyerahan dan melakukan penanaman pohon di desa Gekbrong. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Dengan mengusung tema ‘Tanam Pohon Untuk Kehidupan Menuju Desa Gekbrong Ramah Air Hujan atau DeRAH’, PT. Tirta Investama (TIV) Cianjur kembali melaksanakan penanaman 2200 pohon, serta membangun 100 unit sumur resapan, dua unit embung air, dua unit DAM resapan air dan 100 lubang biopori di desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur belum lama ini.

Dalam pelaksanaannya, PT TIV Cianjur menggandeng Yayasan Konservasi Alam & Lingkungan (YKAL), Pemdes Gekbrong, BPD, serta rekan-rekan pemuda karang taruna Desa Gekbrong untuk berpartisipasi secara bersama-sama di tahun 2021, dengan tujuan untuk mendorong pembangunan wilayah desa ramah air hujan (DeRAH).

Manager CSR PT TIV Cianjur, Warsono, menyatakan, program konservasi vegetatif (penanaman pohon) dan pembangunan civil teknis (sumur resapan, embung air, DAM resapan air, lubang biopori) ini merupakan wujud dari kepedulian serta tanggung jawab PT Tirta Investama Cianjur terhadap penyelamatan lingkungan dan sebagai salah satu misi TIV Cianjur untuk menjalakan usaha yang berwawasan lingkungan.

“TIV Cianjur sebagai perusahaan yang bergerak di bidang air minum dalam kemasan (AMDK), tentu harus bertanggung jawab melestarikan lingkungan sekitar,” ujar Warsono, Minggu (8/8/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, program ini merupakan salah satu upaya TIV Cianjur dalam menjaga lingkungan khususnya kepada masyarakat di Desa Gekbrong Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur.

“Kami berharap, pohon ini dapat tumbuh subur dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Gekbrong,” kata dia.

Ia menambahkan, pembangunan sumur resapan embung air, DAM resapan air dan lubang biopori ini pun nantinya dapat menjadi tabungan air dan kesuburan lahan pertanian masyarakat di masa yang akan datang.

Sementara itu, Direktur Yayasan Konservasi Alam & Lingkungan (YKAL) Usep Suparman menjelaskan, Desa Gekbrong merupakan salah satu wilayah yang cukup subur. Maka dari itu, sangat dibutuhkan tangan dingin semua pihak, baik pemerintah, sektor swasta dan masyarakat untuk menanam pohon, membangun sumur resapan, embung air, DAM resapan air dan bipori.

“Kita harus sama-sama menjaga kelestarian alam dan sumber mata air. Kita mulai suatu hal yang bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Hal sama dikatakan Ketua Karang Taruna dan BPD Desa Gekbrong dalam pengantarnya menyampaikan, kegiatan rangkaian konservasi vegetatif dan civil teknik ini sangat memberikan manfaat yang cukup besar terhadap kelestarian lingkungan dan penyelamatan sumber-sumber mata air di masa yang akan datang.

“Kita harapkan gerakan masif di masyarakat nantinya, mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada masa sekarang dan yang akan datang,” pungkasnya. (dan)