Antisipasi Adanya Pendaki Ilegal, Petugas Gabungan Lakukan Patroli di Tiga Jalur TNGGP

Jalur TNGGP

RADARCIANJUR.com – Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) bersama tim gugus tugas Covid 19 Desa Sukatani dan SPORC Brigade Elang Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan, melakukan patroli gabungan di tiga area Resort, yakni Sarongge, Gunung Putri, dan Cibodas sampai dengan Alun-alun Suryakencana dan Puncak Gunung Gede, belum lama ini, yang dilaksanakan selama tiga hari.

Humas TNGGP, Agus Deni mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi, mencegah, serta menindak pengunjung yang tanpa izin terutama bagi pendakian di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini jelas masih ditutup.

“Ini merupakan antisipasi terjadinya pengunjung atau pendakian ilegal ke TNGGP selama penutupan sementara karena PPKM Darurat hingga kini,” ujar Agus, Selasa (10/9).

Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat dan seluruh calon pengunjung TNGGP nantinya, untuk tetap patuhi anjuran pemerintah, termasuk penerapan PPKM kali ini.

“Tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus Covid-19 yakni 5 M,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menginformasikan bahwa dengan adanya perpanjangan penerapan PPKM level 3 di kabupaten Cianjur, pendakian ke TNGGP hingga 16 Agustus mendatang kembali ditutup sementara.

Hal tersebut disampaikan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Nomor: SE 1280/BBTNGGP/Tek.2/08/2021 tanggal 10 Agustus 2021 tentang perpanjangan penutupan sementara pendakian Gunung Gede dan wisata alam di kawasan TNGGP.

“Kami sampaikan perpanjangan penutupan pendakian sementara ini dalam surat edaran nomor SE. 1280/BBRTNGGP/Tek.2/08/2021,” ujarnya.

Penutupan tersebut, tentunya tak menutup kemungkinan, jika pada Agustus nanti keadaan Covid-19 masih tetap mengalami peningkatan berdasarkan informasi dari satuan tugas atau Satgas Covid-19, maka penutupan pun akan diperpanjang hingga batas waktu yang memungkinkan pendakian aman.

“Tak menutup kemungkinan, jika penyebaran virus Covid-19 di Jawa ini masih tinggi, serta penerapan PPKM masih dilakukan, maka kami masih akan perpanjang kembali penutupan jalur pendakian ke Gunung Gede Pangrango itu,” tandasnya. (dan)