1.000 Vaksin Moderna untuk Nakes Cianjur

Kegiatan Vaksinisasi di gedung GGM diperuntukkan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes). Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Tenaga Kesehatan (nakes) menjadi garda terdepan dalam penaanganan Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengadakan vaksinisasi masal yang diperuntukkan untuk para nakes, Rabu (11/8).

Pelaksanaan vaksinisasi dosis ke 3 yang dilakukan di Gedung Olahraga GGM diberikan kepada Nakes di seluruh wilayah kabupaten cianjur.

Jubir satuan penanganan, percepatan dan penanggulangan Covid 19 Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal mengatakan, vaksinisasi yang dilakukan diberikan kepada Nakes yang bertugas difasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta.

“Selain tenaga kesehatan dan perangkatnya di puskesmas kami juga memvaksinisasi tenaga kesehatan swasta atau jejaring puskesmas,”katanya.

Target nakes yang diberikan vaksin kurang lebih 1.000 sasaran dan penyelenggaraan selama 2 hari dengan membagi 2 waktu yakni yang pertama untuk wilayah 1,2,3 dan untuk yang ke 2 wilayah 4,5 dan 6.

“Vaksin nya menggunakan vaksin moderna jadi satu kali dosis sekitar 0,5 mililiter cc,”ujarnya.

Sebelumnya, vaksinasi ketiga dilakukan oleh RSUD Cimacan sebagai pendorong imunitas tenaga kesehatan (nakes) dan sebagai dosis tambahan untuk mencegah Covid-19. Vaksinasi dilakukan di RSUD Cimacan pada Senin (9/8).

Direktur Utama RSUD Cimacan, dr Juliana mengatakan, pihaknya menjadwalkan semua nakes agar bisa mendapatkan vaksin dosis ketiga

“Semua nakes kita jadwalkan karena saat ini masih ada sisa vaksin dosis kedua yang akan diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

“Jadi mungkin di hari ini kita nggak banyak nakes yang divaksin dan juga disesuaikan juga dengan jadwal kerja karena melihat efeknya nakes harus istirahat setelah divaksin,” sambungnya.

Hari ini, pihaknya baru bisa memberikan vaksin Covid-19 dosis ketiga kepada 28 nakes di RSUD Cimacan. Selanjutnya, akan ada nakes-nakes lain yang menerima vaksin.

“Semua nakes akan dilakukan vaksin dosis ketiga kecuali memang tiga bulan sebelumnya sudah terpapar. Kalau sudah terapapar kami akan undur waktunya,” ungkapnya.

Juliana menjelaskan, vaksin Covid-19 dosis ketiga bersifat booster atau peningkat imunitas. Terlebih nakes kerap bertemu banyak pasien.

“Dosis ketiga ini sifatnya booster untuk meningkatkan imun dan memperkuat antibodi khususnya nakes karena dianggap terdepan bertemu dengan pasien dan antibodinya harus tinggi terhadap Covid-19,” terangnya.

Akan tetapi, Juliana mengaku belum mengetahui secara pasti apakah vaksin dosis ketiga akan diberikan kepada masyarakat umum. Meskipun wacana tersebut sudah beredar.

“Tapi bisa saja dilakukan cuma vaksin dosis pertama dan kedua juga belum maksimal,” tutupnya. (cep/dep)