Diisukan Suspek Covid-19, Keluarga Pasien RSUD Sayang Minta Klarifikasi

RADARCIANJUR.com- Pasca keberatannya pihak keluarga pasien RSUD Sayang yakni Kori Rukoyah warga Kampung Pangkalan Rt 02 Rw 06 Desa Benjot Kecamatan Cugenang yang akan dibawa ke ruang isolasi tanpa dilakukannya rapid antigen, memasuki babak baru. Setelah kepulangan dari rumah sakit, suami dari Kori Rukoyah dikabarkan suspek Covid-19.

Informasi tersebut berasal dari Satgas Covid-19 Kecamatan Cugenang. Saat pihak keluarga mengkonfirmasi, Satgas Cugenang hanya menerima informasi dari RSUD Sayang.

Menerima informasi tersebut, pihak keluarga pun keberatan dan meminta klarifikasi. Agar membuktikan keluarganya tidak terindikasi, langsung dilakukan rapid antigen di salah satu klinik.

“Disini ramai setelah informasi tersebut, kaka saya dinyatakan suspek. Saat saya konfirmasi, pihak satgas mengatakan itu informasi dari RSUD Sayang,” ujar Muhammad Isnaeni (28) salah satu keluarga pasien.

Pihaknya pun ingin meminta klarifikasi dari rumah sakit terkait beredarnya kabar tersebut dan sangat keberatan. Bahkan, pihak keluarga tak akan tinggal diam. Jika tidal ditanggapi, maka akan dibawa ke jalur hukum.

“Kalau ini tidak mendapatkan respon, maka saya akan membawa ke jalur hukum. Ini hasilnya saja negatif, kenapa harus langsung divonis begitu saja?” tegasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sayang, Diana mengungkapkan, pihaknya mempersilahkan keluarga pasien untuk datang dan melakukan mediasi di rumah sakit.

“Kita persilahkan pihak keluarga untuk datang pada Senin siang untuk duduk bersama melakukan mediasi,” tutupnya. (kim)