Pemkab Cianjur Akan Suntik Dana BUMD

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan daerah di Kabupaten Cianjur akan mendapatkan suntikan dana penyertaan modal.

Saat ini masih dalam pembahasan teknis untuk mendiskusikan sejauh mana pemanfaatan dana penyertaan modal itu terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur, Arief Purnawan, menjelaskan, perusahaan daerah yang rencananya akan mendapatkan suntikan dana penyertaan modal

Diantaranya BUMD Cianjur Sugih Mukti, Lembaga Keuangan Mikro (LKM), Perumdam Tirta Mukti, serta BPR. Dengan besaran suntikan dana penyertaan modal tiap masing-masing perusahaan daerah bervariatif.

“Kami ingin melihat seberapa jauh bahwa
Pentingnya penyertaan modal dalam rangka mengaktivasi agar perusahaan daerah bisa maju, tumbuh, dan berkembang,” katanya.

Menurut Arief Pemkab Cianjur tentu harus mengetahui terlebih dulu secara detail besaran dana penyertaan modal yang dibutuhkan setiap perusahaan daerah atau BUMD karena dipandang sangat penting untuk mengetahui pemanfaatan dan penggunaan modal tersebut.

“Sehingga strategi yang akan dilakukan perusahaan daerah itu bisa lebih spesifik dan teknis. Jadi harus ada grand design yang akan dilakukan setelah diterimanya penyertaan modal. Tapi dengan catatan, penyertaan modal ini harus berdampak terhadap pendapatan asli daerah,”ujarnya.

Untuk besaran penyertaan modal masing-masing diantaranya BUMD Cianjur Sugih Mukti sekitar Rp10 miliar. Sedangkan untuk LKM dan BPR masing-masing Rp5 miliar.

“Pada prinsipnya, penyertaan modal ini untuk men-support. Nanti kita lihat lagi perkembangan tahun-tahun selanjutnya,”tandasnya (byu)