120 Jabatan Struktural Kabupaten Cianjur Akan Ditetapkan Setelah Peringatan Hari Kemerdekaan

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Sebanyak 120 jabatan struktural di Kabupaten Cianjur masih kosong, jabatan tersebut diantaranya eselon 2B setingkat kepala dinas, 3A setingkat kepala bagian (Kabag) dan sekretaris, 3B setingkat kepala bidang (Kabid), eselon 4 setingkat Kasubag dan kasi, dan eselon 4B setingkat Kasubag di kecamatan.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPPD) Kabupaten Cianjur Budhi Rahayu Toyyib, mengatakan, sistem mutasi di Kabupaten Cianjur belum secara keseluruhan dapat dilaksanakan.

“Itu sudah kami laksanakan Plt-nya di tiap-tiap dinas, dari mulai eselon 2B setingkat kepala dinas, 3A setingkat Kabag, Sekretaris, 3B setingkat Kabid, lalu eselon 4 setingkat Kasubag, Kasi, lalu eselon 4B setingkat Kasubag di Kecamatan,”katanya.

Budhi menuturkan, mutasi pertama sudah dilaksanakan sebelumnya pada Juli dengan uji kompetensi terhadap 21 pejabat eselon 2B setingkat kepala dinas.

“Dan mereka yang melakukan ujinya adalah Pasel (Pejabat Eselon : red) tingkat 7, dan hasilnya sudah dikirimkan ke Bupati, sudah direkomendasi ke pihak Komisa ASN dan tinggal menunggu izin pelantikan dari kementerian, itu untuk eselon 2B,”ujarnya.

Budhi berharap, pelaksanaan dapat dilakukan satu minggu setelah perayaan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus.

“Setelah turun izinnya akan langsung melakukan pelantikan. Di uji kompetensi ini kebanyakan rotasi dari satu dinas ke dinas yang lain, sesuai dengan kebutuhan organisasi dan sesuai dengan penilaian tim Pansel,” ungkapnya.

Budhi menuturkan, setelah uji kompetensi dan pelantikan nanti pihaknya akan membuka kesempatan untuk mengisi instansi-instansi kosong diantaranya Satpol PP, Dinas Kesehatan, PUPR, dan dinas-dinas lainnya

“Contoh, misal saya kena rotasi ternyata BKD kosong, itu nanti diadakan open bidding. Itu contoh. Tapi kalau misal pas rotasi penuh, yang open bidding hanya itu. Jadi nanti kami lihat dulu berapa pejabat yang akan dilantik dari hasil rotasi,” tuturnya.

Selanjutnya setelah adanya open bidding, pihaknya akan melakukan mutasi terhadap eselon 3 ke bawah dimulai dari sekretaris sampai struktur kebawahnya.

“Mudah-mudahan dilaksanakannya tepat, bisa saja saya habis enam bulan, jadi kalau habis sebelum enam bulan kita harus izin ke kementerian enam bulan masa jabatan. Kalau misal melewati bulan November tanggal 18, itu pak Bupati tidak usah meminta izin lagi ke kementerian. Bisa langsung melakukan mutasi,”jelasnya.

Kemudian tahap berikutnya akan dilakukan mutasi untuk kepala sekolah dan kepala puskesmas.

“Jadi tidak bisa langsung namun secara bertahap. Utamanya kita melakukan mutasi ini karena mengisi kekosongan yang 120. Itu maksudnya. Jadi lebih kepada mengisi, artinya mengisi ini jelas ada promosi, atau juga ada rotasi dari satu kekosongan diganti sama yang lain,”pungkasnya. (byu)