BOR di Tiga RS Kabupaten Cianjur Turun Terus

RSUD Cimacan Cipanas.(foto:ist)
RSUD Cimacan Cipanas.(foto:ist)

RADARCIANJUR.com – Kabupaten (Pemkab) Cianjur semakin turun angka keterisiannya. Bahkan, di RSUD Sayang, mengalami penurunan hingga 45 persen. Dari 225 tempat tidur, saat ini hanya 80 saja yang terisi.

Seperti yang diungkapkan Plt Dirut RSUD Sayang, dr Darmawan. Saat ini hanya puluhan tempat tidur pasien Covid-19 yang terisi. Sebelumnya, RSUD Sayang Cianjur menyediakan ratusan tempat tidur untuk menampung pasien. “Turun 45 persen, semakin turun. Mudah-mudahan semakin melandai,” singkatnya.

Darmawan menjelaskan, penurunan ini mulai dirasakan di pertengahan pekan lalu. Ia pun berharap BOR semakin menurun. “Harapan terus melandai sampai 20 persen ada beberapa ruangan yang mulai dikembalikan jadi ruangan biasa lagi,” jelasnya.

Bupati Cianjur, Herman Suherman menambahkan, tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi Covid-19 di tiga rumah sakit milik pemerintah menurun di masa PPKM level 3. “Di RSUD Sayang tingkat keterisian tempat tidur pasien di ruang isolasi Covid-19 mencapai 45 persen, RSUD Cimacan 27 persen, dan RSUD Pagelaran 0 persen. Ini hasil yang sangat luar biasa, sehingga sejumlah ruangan yang sempat dialih fungsikan sebagai ruang isolasi kini sudah dikembalikan ke fungsi semula,” paparnya.

Meskipun tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit mengalami penurunan. Namun, untuk tingkat kasus terkonfirmasi positif virus Corona masih cukup tinggi. “Kami terus berupaya untuk menekan terjadinya lonjakan kasus, meskipun penambahannya masih terjadi. Semoga saja Kabupaten Cianjur dapat segera masuk pada level 2. Saat ini hanya empat kecamatan yang zona orange dan sisanya berada di zona hijau,” tutupnya. (kim)