Satu Rumah di Sukasirna Leles Dilalap Api, Ratusan Juta Melayang

Satu rumah di Desa Sukasirna Leles ludes dilalap api. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Sebuah rumah berbahan kayu di Kampung Cisarua RT 06/RW 07 Desa Sukasirna, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur terbakar habis, Kamis (19/8/2021).

Menurut informasi yang didapat, rumah tersebut milik Mamar (55) yang merupakan seorang ibu rumah tangga di desa itu.

Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Koordinator Retana Desa Sukasirna, Dindin mengatakan, kejadian kebakaran di Desa Sukasirna itu diduga berasal dari kompor gas. Hal tersebut diketahui dari salah seorang saksi yang melihat awal mula api berasal dari dapur rumah Mamar yang menyala hingga ke atap rumah.

“Kejadiannya sekitar jam 05.00 Wib. Kemungkinan dari kompor gas yang masih menyala dan lupa dipadamkan,” ujar Dindin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/8/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan, pada saat akan terjadinya kebakaran, sang pemilik rumah diduga sedang memasak. Namun lupa mematikan kompor tersebut.

“Jadi informasi yang saya dapat, sang pemilik rumah lupa mematikan kompor yang ia pakai untuk masak. Kemudian meninggalkan rumah begitu saja untuk melayat, karena tetangganya ada yang meninggal dunia,” paparnya.

Akibat kejadian kebakaran tersebut, lanjutnya, pemilik rumah mengalami kerugian kurang lebih Rp157 juta.

“Kerugian akibat kebakaran itu yakni satu unit rumah kayu kurang lebih Rp65 juta, dan emas 80 gram yang kini sedang dicari, karena emas itu milik anaknya yang kerja di Arab Saudi,” kata dia.

Tak hanya rumah dan puluhan gram emas, uang tunai yang diikat senilai Rp5 juta, BPKB dan STNK motor Beat bernopol F 3060 XI dan isi warung kelontong yang ditaksir mencapai Rp15 juta itu pun ikut hangus terbakar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan saat ini pemilik rumah sementara diungsikan ke rumah kerabatnya yang tak jauh dari rumah Mamar,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut kemarin, pihaknya pun langsung menggerakkan anggota retana desa, karang taruna, serta ketua RW 03 untuk sama-sama memadamkan api.

Kepala Desa Sukasirna, Habib Latif membenarkan adanya peristiwa itu yang terjadi di wilayah desanya. Bahkan ia menyebut, sudah ada beberapa musibah serupa sebelum kebakaran Kamis kemarin.

“Betul kang memang ada kebakaran Kamis kemarin. Bahkan dua Minggu kebelakangnya ada dua rumah yang terjadi kebakaran seperti itu,” kata dia saat dihubungi Jum’at (20/8).

Adanya sejumlah musibah tersebut, pihaknya tentu sudah sangat sering mengimbau dan mengingatkan warganya supaya lebih berhati-hati lagi. Apalagi kini masih memasuki musim kemarau.

“Kami sudah sering melakukan sosialisasi dan mengingatkan warga untuk lebih waspada dan berhati-hati. Karena musibah itu tak pernah tau kapan terjadi,” ujarnya.

Bahkan, Pemerintah desa pun pasca kejadian tersebut, sudah sering membantu sejumlah kebutuhan pokok yang sifatnya sementara.

“Kami juga sering membantu memberikan beras, pakaian layak pakai, dan kebutuhan lainnya yang sifatnya urgent,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah memohon kepada pimpinan pemerintahan desa dalam hal ini Pemkab Cianjur melalui surat laporan resmi kaitan untuk permohonan bantuan. Sebab, menurutnya, biaya-biaya untuk pembangunan kembali rumah korban dan kebutuhan berat lainnya diharapkan bisa dibantu oleh Pemkab.

“Meskipun kita sudah sering adakan gotong royong bersama masyarakat untuk membantu korban kebakaran, tapi itu sifatnya hanya sementara. Mudah-mudahan dari Pemkab pun bisa sama-sama membantu masyarakat kami ini,” tandasnya. (dan)