PTM di Kabupaten Cianjur Akan Dimulai, Tapi….

RADARCIANJUR.com- Setelah sekian lama, akhirnya sekolah di Kabupaten Cianjur tengah bersiap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan persyaratan tenaga pengajar dan pendidik sudah divaksin Covid-19.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Cianjur, Agam Suprianta mengatakan, kesiapan sekolah untuk melaksnakan tatap muka mengacu kepada edaran menteri.

Kemudian disesuaikan dengan kondisi daerah atau wilayah bahwa sekolah boleh melaksanakan kegiatan tatap muka, tetapi dengan beberapa prasyarat yang di antaranya izin dari pemerintah daerah.

“Dalam hal ini untuk Kabupaten Cianjur sinyal untuk pelaksanaan sudah ada, tapi harus diikuti dengan syarat pendukung seperti misalkan kesiapan sarana dan prasarana. Kemudian kesiapan teknis pembelajaran di sekolahnya, adanya tenaga pendidik dan kependidikan yang sudah divaksin, siswa divaksin,” ujarnya.

Lanjutnya, Kabupaten Cianjur saat ini untuk SMA atau SMK sedang dalam tahap untuk vaksinasi remaja, termasuk siswa. Sekolah pun sedang gencar melakukan vaksinasi.

“Barangkali menjadi program Jawa Barat untuk tingkat SMA dan SMK itu tanggal 28 Agustus ini menjadi program vaksin secara umum bagi para remaja, khususnya siswa di sekolah sekolah yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 mendatang,” terangnya.

Pihaknya yang juga Kepala SMAN 1 Cianjur ini mengungkapkan, beberapa sekolah saat ini sudah melaksnakan vaksinasi secara terjadwal. Teknisnya dengan berkordinasi dengan Puskesmas, Dinas Kesehatan, Polres dan tim tim yang ditunjuk untuk melaksanakan vaksinasi, ini sudah dilaksanakan.

“Untuk SMAN 1 Cianjur sendiri jadwal vaksinnya kami dapat tanggal 27 Agustus ini. Insyaallah itu akan turun enam tim dari tenaga kesehatan, dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan dengan target 1.276 peserta didik bisa divaksin,” paparnya.

Meski demikian, saat ini beberapa siswa kemungkinan sudah divaksin melalui program di wilayah masing-masing. Namun, tidak menutup kemungkinan para siswa yang ada di rumahnya sudah mengikuti vaksin di lingkungan masing-masing.

“Insya allah beberapa sekolah SMA dan SMK sudah mempersiapkan, tinggal nanti menunggu waktu saja dengan memperhatikan prasyarat apa yang harus disediakan oleh sekolah. Insya allah kami siap,” jelasnya.

Menurutnya, jangan sampai pelaksanaan belajar tatap muka menimbulkan permasalahan baru. Agam juga mengatakan, beberapa sekolah saat ini sedang berjalan kegiatan vaksinasi, diantaranya SMAN 1 Ciranjang, SMAN 1 Sukanagara dan SMAN 2 Cianjur.

“Jadi karena keterbatasan tenaga medis atau tenaga kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi, di lapangan itu ada jadwal yang diatur oleh Dinas Kesehatan juga kordinasi dengan Pemda Kabupaten Cianjur,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman melalui halaman Facebooknya menyebarkan kabar gembira ini untuk warga Cianjur dan orang tua siswa sekolah TK, SD-MI, SMP-MTS, SMA-SMK-MA dan SLB di Kabupaten Cianjur.

“Karena Cianjur masuk dalam PPKM Level 3. Maka di perbolehkan melaksanakan PTM,” jelasnya.

Beberapa persyaratan sekolah yang dapat melakukan PTM yakni sekolah berada di kecamatan dengan zona kuning serta hijau, infrasturktur pembelajaran dan prokes sudah siap dan tersedia, guru-guru sudah di vaksinasi semua dan surat izin dari orang tua.

Pihaknya mengaku sudah rindu melihat anak-anak bisa kembali belajar di sekolahnya masing-masing, namun harus juga di jaga, jangan sampai terjadi cluster di sekolah ini yang harus di perhatikan bersama oleh semua pihak.

“Maka untuk itu warga masyarakat bisa membantu mewujudkan keinginan anak-anak untuk sekolah dengan menerapkan prokes kesehatan 5M,” imbaunya.

Sekolah-sekolah yang sudah siap melaksanakan PTM wajib melaporkan terlebih dahulu kepada instansi yang ditunjuk untuk di tinjau persiapan dan kelengkapannya.

“SMA, SMK dan MA melaporkan kepada Gugus Tugas kabupaten, SMP serta MTS melaporkan kepada Gugus Tugas Kecamatan, SD serta MI melaporkan kepada Gugus Tugas Kelurahan/Desa,” tuturnya.

Herman mengajak masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, ia mengimbau untuk menyayangi anak-nak untuk dapat melakukan PTM di sekolahnya masing-masing.

“Semoga Allah meridhoi usaha kita bersama ini untuk dapat melaksanakan PTM di Kabupaten Cianjur,” tutupnya. (kim)