Siaga Bencana, PMI Cianjur Berikan Pembekalan Masyarakat

Kegiatan Pembekalan yang dilakukan PMI Cianjur .

RADARCIANJUR.com- Siaga bencana Kejadian Luar Biasa (KLB) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur berikan pembekalan pada Relawan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) di Desa
Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Senin,

PMI kabupaten cianjur memberikan pembekalan Pengendalian KLB di Kecamatan Cipanas. Desa Sindang laya kepada masyarakat dengan jumlah 15 orang.

Sekjen PMI Hery Hidayat mengatakan, antisipasi KLB di Masyarakat dilakukan Relawan SIBAT di desa Sindanglaya Cipanas.

“Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kejadian luar Biasa (KLB) yang mungkin saja bisa terjadi di masyarakat di masa pandemi. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan orientasi dan pembekalan untuk penguatan respon masyarakat dengan materi Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk para relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT),”ungkapnya.

Hery menuturkan, hal tersebut dilakukan untuk upaya dalam pengendalian bencana terlebih saat ini Covid 19 tengah mewabah di Kabupaten Cianjur.

“Penguatan kapasitas masyarakat perlu dilakukan untuk memaksimalkan upaya-upaya respon pengendalian khususnya menghadapi pandemi COVID-19 saat ini, utamanya dalam hal pencegahan, deteksi dini, dan aksi dini di wilayah,”ujarnya.

Menurutnya kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari efektif ini digelar melalui dukungan PMI pusat dengan pendanaan dari Korea International Cooperation Agency (KOICA)

Hery menjelaskan, dalam pelaksanaan orientasi Pembekalan Materi Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) ini pihaknya melibatkan sejumlah relawan aktif yang tergabung dalam siaga bencana berbasis masyarakat (SIBAT) di dua kelurahan aktif yaitu Desa Sukanahgalih Kecamatan Pacet dan Desa Sindanglaya kecamatan Cipanas

“Dalam pelaksanannya diikuti Relawan SIBAT aktif dari berbagai dari berbagai unsur dan segmentasi dimasyarakat seperti kader posyandu, lansia, disabilitas dan perwakilan tokoh masyarakat “terangnya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran kepada relawan SIBAT bagaimana Kejadian Luar Biasa (KLB) menyebar dimasyarakat terutama covid 19 yang marak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia saat ini

Dengan harapan para peserta yang ikut dalam kegiatan ini mampu mengidentifikasi kemungkinan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) tertentu setelah kejadian bencana alam.

“Selain itu para peserta dapat melalukan pencegahan dan penanganan wabah atau penyakit untuk mencegah terjadian Kejadian Luar Biasa (KLB), dan memberi gambaran tentang jenis infeksi lain yang dapat mempengaruhi masyarakat”pungkasnya. (byu).