Tujuh Bulan Dibentuk, Tim CSR Cianjur Pertanyakan Realisasi Tugas Kepada Bupati

Sekjen Forum CSR Ikhwan Nes. Foto : Bayu Nurmuslim/RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com- Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Cianjur mempertanyakan tugas pokok dan fungsinya setelah 7 bulan lamanya dibentuk dan diberikan Surat Kerja (SK) dari Bupati Cianjur H.Herman Suherman.

Forum CSR Cianjur menilai selama ini pihaknya tidak diberikan ruang untuk melaksanakan tugas untuk membantu masyarakat, terlebih saat ini warga Kabupaten Cianjur banyak yang terdampak Pandemi Covid 19 dan pemberlakuan PPKM Lanjutan.

Selaim itu Forum CSR Cianjur menyoroti intansi terkait tidak dapat bekerjasama dengan pihaknya terkait CSR yang diberikan kepada masyarakat, padahal tugas Forum CSR adalah menampung segala CSR berbentuk barang dari perusahaan.

Sekjen Forum CSR Cianjur Ikhwan Nes mengatakan, pihaknya tidak diberikan sarana prasarana untuk melaksanakan tugasnya.

“Ternyata bapak bupati sangat selaras namun kebawahnya tumpul. Bupati ingin cepat dan tepat dalam membantu masyarakat tentang CSR.
Kami sudah keliling ke beberapa perusahaan dan responnya bagus hanya sarana dan prasarana kami belum di tunjang, masa kami harus memanggil perusahaan dipinggir jalan atau di cafe itukan tidak baik,”katanya.

Ikhwan menjelaskan, Forum CSR ingin diperhatikan karena sama sekali tidak meminta nominal uang hanya membutuhkan berupa barang untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak Pandemi dan PPKM.

“Silahkan kami tim CSR ini untuk di kontrol di awasi, kami tidak sedikitpun meminta nominal uang. Maka itu kepada dinas-dinas terkait dapat kerja sama dengan baik,”jelasnya.

Terpisah, Bupati Cianjur H.Herman Suherman mengimbau, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Cianjur untuk memberikan CSRnya.

“Saat ini masyarakat sedang membutuhkan bahan makanan akibat dampak dari pandemi Covid 19. Saya berharap dapat mengetuk hati para pemimpin perusahaan untuk memberikan berupa bantuan sembako
“ungkapnya.

Menurutnya, CSR nantinya yang diberikan perusahaan akan dikelola oleh forum CSR Cianjur.

“Kendala saat ini belum jalan. Nanti yang memberikan CSR sembako maupun infrastruktur itu harus diketahui bupati sesuai visi dan misi yang ada dalam Rangka Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus selaras,”pungkasnya (byu).