Capaian Vaksinasi di Cianjur Baru 7,6 Persen, Bentuk Tiga Tim Kejar Target

Salah satu masyarakat melakukan suntik vaksin di Puskesmas Kelurahan Muka Cianjur. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Target vaksinasi di Kabupaten Cianjur masih terlalu jauh dari capaian. Ketersediaan jumlah vaksin yang terbatas pun membuat jadwal vaksinisasi yang akan diselenggarakan masih minim. Saat ini, Cianjur tengah fokus pada pelaksanaan vaksinasi terpusat meski di beberapa daerah masih terselenggara di tingkat kecamatan.

Seperti diketahui, target vaksinasj mencapai angka 1,9 juta. Namun capaian vaksinasi baru menyentuh nominal di kisaran 250.000 atau baru 7,6 persen dari target.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy mengungkapkan, target vaksin merangkak perlahan dari sebelumnya 237.464 vaksinasi ke angka 250 ribuan. “Kalau angkanya kita baru 10 persenan dari jumlah penduduk Cianjur (2,5 juta), kisarannya 250 ribuan,” ujarnya saat ditemui di RSUD Sayang.

Pihaknya pun berupaya agar stok vaksin bisa ada untuk mengejar target saat ini. Bahkan saat ini Cianjur sudah memiliki tiga jenis vaksin meski terbatas.
“Upaya jelas kita lakukan, agar target tercapai. Karena saat ini kita juga melihat masyarakat mulai antusias,” tuturnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, vaksinisasi belum terjangkau oleh masyarakat di daerah di setiap pekannya.
“Jadwal vaksinisasi di masing-masing puskesmas itu, untuk saat ini dua sampai tiga kali dalam seminggu diselenggarakan karena memang masih ada keterbatasan di logistik,” katanya.

Menurutnya, setelah adanya stok vaksin yang sesuai maka jadwal vaksinisasi akan terus digelar untuk masyarakat. “Ketika nanti vaksinnya sudah banyak kemungkinan puskesmas akan melaksanakan tujuh hari. Untuk jadwal sendiri beda-beda puskesmas dari Senin sampai Sabtu,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kegiatan vaksinisasi kabupaten akan terpusat di satu tempat.
“Tersentralisasi di GGM (Gelanggang Generasi Muda) ataupun sentra-sentra yang lainnya dan untuk jadwalnya tergantung ada tidaknya vaksin,” paparnya.

Saat ini, Yusman menjelaskan, Pemkab Cianjur telah memiliki tiga tim sebagai vaksinator kegiatan vaksinisasi. “Kita punya tiga tim. Yang pertama tim Alpa yakni gabungan dari dinas kesehatan, rumah sakit, RSDH, RSUD Sayang sama RS Bhayangkara dan organisasi profesi. Kemudian tim Bravo yaitu seluruh puskesmas dan tim yang terakhir Tim Alip yakni gabungan organisasi kemasyarakatan seperti ACT bergerak dari sekolah-sekolah dan pesantren dan pergerakannya mobile. Sudah kita siapkan juga siapkan bus vaksin,” terangnya

Saat ini pihaknya tengah fokus mengupayakan vaksinasi sekolah-sekolah dan nantinya akan melakukan gebyar vaksinasi masyarakat secara terpusat.

“Nanti kita tanggal 28 Agustus gebyar masing-masing puskesmas mengadakan vaksinisasi anak sekolah dengan koutanya terbatas ada 100 dan ada juga untuk di kabupaten nanti 1.000 orang berlokasi di SMAN 1 Cianjur,” pungkasnya.(byu/kim)