KSAD Ungkap Materi Latihan TNI AD dan US Army di Garuda Shield

RADARCIANJUR.Com Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima paparan materi Latihan Bersama Garuda Shield ke-15 Tahun 2021 di Baturaja, Sumatera Selatan. Hal itu dilakukan melalui teleconference Andika bersama jajarannya.

Materi latihan yang dilaporkan kepada Andika meliputi Staff Exercise, Field Traning Exercise, Life Fire Exercise, Medical Exercise, dan Aviation. Selain itu juga terdapat materi Garuda Airborne dan Joint Combine Exchange Training.

Selain itu, Andika juga menerima laporan kesiapan dari Panglima Kodam XI\I/Merdeka dan Panglima Kodam VI/ Mulawarman. Kedua Pangdam memastikan persiapan berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Saya rasa cukup untuk Pangdam Merdeka dan Pangdam Mulawarman, lanjutkan. Apa yang belum sempurna, disempurnakan. Kita di Baturaja juga sedang melakukan pengecekan persiapan akhir, terima kasih semuanya, selamat bertugas,” kata Andika kepada wartawan, Rabu (25/8).

Mantan Danpaspampres itu pun mendapat laporan mengenai personel yang terlibat di seluruh daerah latihan tempur. Begitu pula dengan alutsista yang digunakan dalam latihan.

“Sempurnakan persiapan di pusat latihan tempur baik di Baturaja, Makalisung, maupun Amborawang agar latihan bersama Garuda Shield ke-15 berjalan dengan lancar dan terkendali,” pungkas Andika.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021 bersama US Army. Latma digelar di Puslatpur TNI AD di Martapura, Batu Raja, Sumatera Selatan.

Andika bersama Commanding General USARPAC, General Charles A. Flynn, menjadi inspektur pada upacara pembukaan Latma tersebut. Latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan sejak 1 Agustus 2021.

Tiga tempat berbeda dipilih sebagai pusat latihan. Yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan Makalisung di Manado. Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET), dan Garuda Airborne.

Andika berharap melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bisa meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Selain itu, bisa juga meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army.(mg/jpc)