Striker Brasil Tak Bisa Main, Pelatih Persebaya Siapkan Johan Yoga

RADARCIANJUR.Com Empat pemain asing Persebaya Surabaya dipastikan tidak bisa bermain di awal-awal Liga 1 2021–2022. Yakni, Taisei Marukawa, Bruno Moreira, Jose Wilkson, dan Alie Sesay. Alasannya, keempatnya belum mendapat vaksin dosis kedua.

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso pun harus memutar otak. Selain berharap ada solusi dari PT LIB dan PSSI agar empat pemain asingnya bisa dimainkan sejak kickoff dilakukan, Aji mencari solusi di atas lapangan.

”Kami akan siapkan rencana cadangan,” ungkapnya. Yaitu, menyiapkan beberapa pemain pengganti.

Untuk lini belakang, pelatih asal Malang itu mungkin tidak terlalu pusing. Persebaya punya bek mumpuni pengganti Alie Sesay seperti Rachmat Irianto hingga Rizky Ridho.

Di lini tengah, melimpahnya pemain berkarakter seperti Bruno juga memudahkannya. Nama-nama seperti Rendi Irwan hingga Hambali Tholib bisa jadi opsi.

Begitu pula dengan Taisei Marukawa di pisisi winger yang bisa digantikan Oktafianus Fernando hingga dua pemain muda Akbar Firmansyah dan Supriadi.

Nah, di posisi penyerangan, Aji awalnya sedikit ragu. Tidak bisa dimainkannya Wilkson sempat dianggapnya jadi masalah besar. Tapi, setelah melihat performa Johan Yoga pada laga uji coba melawan Persela pada 20 Agustus lalu, dia sedikit tenang soal pengganti.

Pada uji tanding yang diselenggarakan di Lapangan Polda Jatim tersebut, pemain berusia 31 tahun itu mencetak dua gol. Salah satunya lewat heading yang jadi ciri khasnya.

Mantan pelatih Persela dan PSIM Jogja tersebut menuturkan, Johan Yoga memiliki kualitas bagus. Meski jadi pemain lokal terakhir yang bergabung, pengalaman di sepak bola Indonesia membuat pemain asli Semarang itu tidak kesulitan beradaptasi.

”Dia tenang. Dan yang terpenting senjata dia adalah bola-bola atas. Itu terbukti saat latihan dan uji coba terakhir lawan Persela dia main bagus,” bebernya.

Sementara itu, Johan mengungkapkan sangat siap jika dipercaya tampil. Penyerang dengan tinggi 183 sentimeter itu berjanji memberikan seluruh kemampuannya agar bisa membantu Persebaya di Liga 1.

”Saya pasti akan berusaha maksimal. Mohon doanya,” ucap mantan penggawa PSIS Semarang, Persib Bandung, PSM Makkassar, Persis Solo, dan Semen Padang itu.

Pada Liga 1 2021–2022, Johan Yoga memilih nomor punggung 45. Nomor yang sebenarnya tidak pernah dipakainya selama ini.

”Penginnya nomor 10, tapi di Persebaya identik dengan pemain asing. Saya pilih 45, alasannya biar punya semangat 45 untuk berprestasi di Persebaya,” tegasnya.(mg/jpc)