Masuk ODTW Cibodas Semakin Mahal, Segini Biayanya

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR WISATA: Kawasan objek wisata Cibodas depan pintu masuk retribusi.

RADARCIANJUR.com – Pengunjung yang hendak masuk ke Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) sudah beberapa pekan ini dipungut biaya retribusi perorang. Meski sejak beberapa tahun lalu pungutan tersebut memang sudah diberlakukan, tapi masih dihitung per kendaraan saja.

Berdasarkan hasil penelusuran radarcianjur.com, Rabu (25/8/2021), pungutan retribusi kali ini dikenakan kepada perorangan, sebesar Rp 5000 per pengunjung.

Selain dihitung per kendaraan seperti roda dua sebesar Rp 5000 per unit, roda empat atau mobil sebesar Rp 10 ribu per unit, dan bus, sebesar Rp 20 ribu per unit.

“Kalau menurut saya ini cukup memberatkan pengunjung kang. Karena sudah mah harus bayar retribusi kendaraan, ini orangnya juga dipungut,” ujar salah seorang pengunjung bernama Herman (30) asal Cianjur, Rabu (25/8).

Tak hanya itu, ia juga mengungkap, keberadaan pungutan retribusi itu dinilai tak sebanding dengan apa yang diberikan dinas terkait dalam pengelolaan di kawasan tersebut.

“Kadangkala kalau saya parkir di luar objek wisatanya suka ditagih lagi sama seseorang. Padahal katanya retribusi di depan itu sudah termasuk parkir, biaya keamanan, dan kebersihan,” ujarnya.

Ia menyayangkan pungutan retribusi itu karena bisa membebani masyarakat yang akan berwisata ke kawasan Cibodas Cipanas Cianjur.

“Kalau kalangan menengah ke atas mungkin tidak akan jadi masalah. Bagaimana untuk masyarakat sederhana,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang petugas pemungut retribusi yang enggan disebutkan namanya mengaku, bahwa ia dan pegawai lainnya hanya menjalankan tugas untuk menarik retribusi kepada para pengunjung yang akan masuk ke ODTW.

“Iya kang sudah dua Minggu lebih ini memang ada retribusi yang ditujukan per orang, selain dari kendaraan. Jadi akang bayar Rp 15 ribu. Sepuluh ribu untuk dua orang, dan lima ribu untuk retribusi motor,” tuturnya.

Menurutnya, retribusi tersebut telah ada perubahan aturan yang diberlakukan oleh dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Cianjur. Namun, ia mengaku untuk sosialisasinya hanya ada pada saat pengunjung datang saja.

“Jadi retribusi ini buat biaya kebersihan saat pengunjung berwisata dan kendaraan,” katanya.

“Kalau sosialisasi itu paling disampaikan pada saat pengunjung yang datang menanyakan kepada kami, baru kita jelaskan,” sambungnya. (dan)