Persiapan PTM, Ribuan Pelajar SMKN 1 Pacet Antusias Ikuti Gebyar Vaksinasi

Para pelajar di SMKN 1 Pacet saat menjalani tes awal atau screning oleh tim medis dari Polres Cianjur. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Demi mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), SMK Negeri 1 Pacet, menyelenggarakan vaksinasi massal untuk pelajar.

Ada sekitar 1600 siswa yang mengikuti gebyar vaksinasi yang disediakan Polres Cianjur bagi para pelajar tersebut, di Gedung Serbaguna SMKN 1 Pacet, Sabtu (28/8/2021).

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pacet, Ida Yuniati Surtika, mengatakan pelaksanaan gebyar vaksinasi ini merupakan kerjasama dengan Polres Cianjur yang dibantu tim medis dari RS Bhayangkara, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Sukanagalih.

“Alhamdulillah antusias para siswa sangat tinggi. Bahkan yang awalnya mereka membaca rumor-rumor di medsos banyak yang takut disuntik, ternyata setelah diberikan pemahaman oleh wali kelas dan orang yang paling dekat, anak-anak mau menjalani vaksinasi Covid-19 ini,” tutur Ida saat ditemui, Sabtu (28/8).

Tak hanya mengajak serta mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid, sekolah pun membina dulu para wali kelas dalam program vaksinasi ini. Sehingga bisa diterapkan bagi para siswa semua khususnya SMKN 1 Pacet.

“Jadi kesiapan siswa ternyata lebih antusias ketika diberikan pemahaman bahwa vaksin ini aman, dan kita juga bisa melaksanakan ini dengan menyampaikan bahwa nanti akan lebih cepat untuk sekolah tatap muka,” ujarnya.

Ida berharap, ketika para pelajar ini sudah divaksin, sesegera mungkin untuk melaksanakan tatap muka, jadi ketika anak-anak sudah divaksin, imun tubuh mereka lebih terjaga.

“Kami tetap mengimbau kepada para pelajar semua meskipun sudah divaksin, mereka harus selalu menerapkan protokol kesehatan. Sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa terus berjalan seperti sediakala,” tandasnya.

Riska (17 tahun) salah seorang pelajar kelas XI SMKN 1 Pacet mengaku, lega dan senang setelah menjalani suntik vaksin Covid-19 saat ini. Karena ia berharap, setelah semua siswa dan rekan lainnya divaksin, pembelajaran tatap muka seperti sebelum pandemi bisa segera dilakukan secara normal lagi.

“Memang sebelumnya suntik vaksin itu ada sedikit ketakutan, tapi setelah diberi arahan positif Alhamdulillah ternyata gak kenapa-kenapa. Intinya kami pelajar di sini ingin segera ada pembelajaran di sekolah secara langsung lagi seperti biasa,” ungkapnya.  (dan)