Polres Cianjur Ungkap Warungkondang Rawan Pemasok Narkoba

Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Meski peredaran Narkotika, Psikotropika, dan Obat terlarang (Narkoba) di Kabupaten Cianjur turun drastis hingga lima puluh persen ditengah pemberlakuan PPKM Level.

Namun Cianjur belum dapat sepenuhnya terbebas dari jerat oknum-oknum atau sindikat-sindikat penjualan barang haram yang kerap di konsumsi masyarakat.

Polres Cianjur mencatat beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur masih menjadi wilayah yang rawan akan jaringan pemasok narkoba. Hal tersebut karena letak geografis Kabupaten Cianjur yang diapit kota besar diantaranya Bandung, Jakarta dan Sukabumi.

Kasat Narkoba AKP Ali Jupri mengatakan, ada beberapa wilayah diantaranya di Cianjur Utara dan Cianjur tengah menjadi daerah yang rawan penyalahgunaan narkotika.

“Selama ini masih di dominasi kecamatan cipanas dan warungkondang,”katanya.

Menurutnya, saat ini kecamatan warungkondang menjadi salah satu kecamatan yang rawan karena kerap dijadikan jalur perlintasan bandar narkoba.

“Indikatornya daerah tersebut adanya bandar perlintasan dari sukabumi yang masuk ke wilayah hukum polres Cianjur,”tuturnya.

Selain itu Ali menjelaskan, bandar narkoba erat kaitannya dengan jaringan lapas Kabupaten Cianjur.

“Kami menangkap bandar narkoba yang ada di lapas cianjur dan kini telah ditangkap dan telah berada di lapas Sukabumi,”ungkapnya.

Ali mengungkapkan, jaringan bandar Narkoba tersebut luas dan telah didapatkan pelaku berasal dari luar pulau jawa.

“Jaringan peredaran narkoba ini luas, dari luar jawa yaitu medan, provinsi sumatera utara,”ujarnya.

Ali menilai, terungkapnya jaringan bandar narkoba Kabupaten Cianjur sebagai kerja keras tim Narkoba Polres Cianjur untuk menekan angka penyalahgunaan Narkoba saat ini.

“Alhamdulillah berkat kerja keras tim kami. Kita dapatkan bandar tersebut,”pungkasnya. (byu)