50 Ribu Pengusaha UMKM Cianjur Beralih Ke Sistem Online

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperdagin Kabupaten Cianjur, Indra Suggara. Foto : Bayu Nurmuslim/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sebanyak 50 ribu UMKM di Kabupaten Cianjur terpaksa harus memasarkan produknya melalui sistem online.

Hal tersebut karena dampak adanya pandemi Covid 19 sehingga mau tidak mau para pelaku UMKM menggunakan cara tersebut agar produk yang dipasarkan dapat laku terjual.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperdagin Kabupaten Cianjur, Indra Suggara mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap UMKM di seluruh Indonesia, termasuk para pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur.

“Nah, mau tidak mau saat ini merupakan satu ke niscayaan bahwa UMKM harus beralih dari pemasaran yang dulu offline sekarang menjadi online,”katanya.

Persaingan dan pangsa pasar yang ketat membuat masyarakat Cianjur mulai menggunakan berbagai macam media aplikasi online diantaranya melalui facebook, google bisnis dan lainnya.

“Jadi masyarakat saat ini memang sedang ramai beralih ke media promosi online untuk memasarkan produknya,”tuturnya.

Selain itu pihaknya juga membuat program pendidikan dan pelatihan bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur agar dapat bersaing.

“Kami dari pihak Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur beberapa waktu kebelakang juga melakukan kegiatan pendidikan pelatihan perusahaan. Itu temanya digital marketing, dalam arti kita tingkatkan kapasitas UMKM supaya dapat bersaing dan juga dapat beralih ke digital marketing,”terangnya.

Namun Indra mengaku, sedikit terkendala kepada UMKM yang sudah lama berdiri, dikarenakan pemiliknya yang harus beradaptasi lagi dengan sistem pemasaran online

“Karena memang jamannya dulu tidak ke online, melainkan offline. Tapi sampai saat ini ada juga UMKM yang masih semangat. Selain itu, untuk UMKM yang di Cianjur selatan juga saat ini tidak ada masalah,”pungkasnya.(byu)