Jalur Cianjur-Puncak Akan Diterapkan Ganjil Genap

AKAN DIATUR: Ganjil genap turut diberlakukan pada akhir pekan di Kabupaten Cianjur yakni pada Jumat, Sabtu dan Minggu sebagai upaya mengatur mobilitas di daerah wisata. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Upaya antisipasi dan meminimalisir mobilitas masyarakat, berbagai daerah melakukan penerapan ganjil genap. Kabupaten Cianjur turut memberlakukan hal tersebut untuk mengurai mobilitas khususnya kendaraan di akhir pekan.

Rencananya, uji coba akan dilakukan pada hari ini hingga hari Minggu (5/9) di sepanjang ruas Cianjur hingga Cipanas yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom mengatakan, penerapan kebijakan itu berlaku bagi seluruh kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil yang mengarah ke kawasan Puncak, Cipanas dan Cianjur.

“Sifatnya masih uji coba, hingga tiga hari kedepan mulai Jumat hingga Minggu ini. Semua kendaraan, baik motor maupun mobil yang mengarah kawasan Puncak diterapkan ganjil genap,” ujarnya.

Selain pemberlakuan uji coba ganjil genap, lanjutnya, setiap kendaraan yang mengarah ke kawasan wisata Puncak Cipanas akan dilakukan pemeriksaan kartu identitas dan bukti telah di vaksin.

“Diharapkan uji coba ganjil genap dapat berjalan baik, sehingga tidak ada lagi lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Cianjur,” paparnya.

Selain itu, penentuan ganjil genap disesuaikan dengan tanggal pada saat hari itu. Namun jika masyarakat lokal tetap bisa melintas meskipun kendaraan bukan ganjil atau genap pada saat penerapan. Bahkan, bagi masyarakat yang bekerja pun masih bisa melintas dengan syarat menunjukan identitas dari perusahaan.

“Untuk tanggal dengan angka genap kendaraan yang bisa melintas, kendaraan dengan nomor polisi angka terakhirnya genap, dan yang angka terakhir ganjil tidak dapat melintas,” terangnya.

Namun kebijakan tersebut, tidak berlaku bagi kendaraan pemadam kebakaran, ambulan, kendaraan dinas TNI-Polri, sektor esensial dan non esensial, sektor kritikal dan kondisi darurat lainnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan menambahkan, penerapan ganjil genap tersebut tetap melihat kondisi arus lalulintas dari Kabupaten Bogor. Sehingga saat ada kepadatan arus hingga wilayah Cipanas ganjil genap diterapkan.

“Tetap penerapan dilakukan meskipun kita menunggu pantulan informasi dari Bogor dan pemberlakuan ini dilakukan tetap dilakukan agar mobilitas ke wilayah wisata yakni Cipanas tidak terjadi kepadatan,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya memaparkan, sehingga diharapkan mobilitas tetap terkontrol meskipun Cianjur berada di level 2 dan bisa diharapkan turun ke level 1. (kim)